Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tahun 2026 resmi dibuka.
Rekrutmen ini menjadi kesempatan emas bagi WNI yang ingin berkarier sebagai ASN melalui jalur PPPK, baik di unit kerja pusat maupun kantor wilayah.
Pada seleksi tahun ini, Kemenkumham membuka sekitar 500 formasi jabatan dengan kebutuhan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang cukup beragam.
Syarat Pendaftaran PPPK Kemenkumham 2026
Untuk mengikuti seleksi PPPK Kemenkumham 2026, pelamar wajib memenuhi ketentuan umum dan khusus yang telah ditetapkan panitia. Persyaratan ini menjadi tahap awal penentu kelulusan administrasi.
Syarat Umum Pelamar
Syarat umum berlaku untuk seluruh pelamar tanpa terkecuali. Pastikan semua poin berikut sudah kamu penuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 20 tahun dan maksimal 40 tahun
- Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih
- Tidak berstatus PNS, PPPK, TNI, atau Polri
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik
- Tidak pernah diberhentikan tidak hormat dari instansi pemerintah atau swasta
Syarat Khusus yang Wajib Dipenuhi
Selain syarat umum, terdapat ketentuan khusus yang harus diperhatikan sesuai kebutuhan formasi:
- Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun sesuai bidang jabatan
- IPK minimal 2,75 bagi lulusan D-III, D-IV, dan S1
- Latar belakang pendidikan sesuai formasi, seperti Hukum, Administrasi Publik, Manajemen, dan bidang terkait
- Belum pernah mendaftar PPPK di instansi lain pada periode seleksi 2025
- STR asli bagi pelamar jabatan Apoteker
Jadwal dan Tahapan Seleksi PPPK Kemenkumham 2026
Setelah memenuhi syarat, kamu perlu mengikuti alur seleksi sesuai jadwal resmi. Tahapan ini berlangsung cukup panjang dan wajib diikuti secara berurutan.
Tahap Administrasi hingga Seleksi Kompetensi
- Pendaftaran online: 7–23 Januari 2026
- Seleksi administrasi: 8–29 Januari 2026
- Pengumuman hasil administrasi: 30 Januari 2026
- Masa sanggah administrasi: 31 Januari–2 Februari 2026
- Pengumuman pasca sanggah administrasi: 4 Februari 2026
- Pengumuman jadwal CAT: 8–10 Februari 2026
- Pelaksanaan CAT: 11–17 Februari 2026
- Pengumuman hasil CAT: 24–26 Februari 2026
Tahap Seleksi Tambahan hingga Penetapan NIP
- Pengumuman jadwal tes tambahan: 7–16 Maret 2026
- Pelaksanaan tes tambahan: 27–31 Maret 2026
- Pengumuman kelulusan akhir: 11 April 2026
- Masa sanggah kelulusan: 12–14 April 2026
- Pengumuman pasca sanggah: 26 April 2026
- Pengisian DRH NI PPPK: 27 April–11 Mei 2026
- Usul penetapan NI PPPK: 12–25 Mei 2026
Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026
Pendaftaran PPPK Kemenkumham 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi sscasn.bkn.go.id. Kamu wajib menyiapkan seluruh dokumen dalam format dan ketentuan yang ditetapkan.
Dokumen yang Harus Disiapkan
- e-KTP atau surat keterangan perekaman e-KTP
- Pas foto formal 4×6 latar merah (bukan swafoto)
- Ijazah asli sesuai kualifikasi jabatan
- Surat penyetaraan ijazah (lulusan luar negeri)
- Transkrip nilai asli
- Surat lamaran bermaterai Rp10.000 ditujukan kepada Menteri HAM
- Surat pernyataan 16 poin bermaterai Rp10.000 (diunduh dari laman resmi Kemenkumham)
- Surat keterangan pengalaman kerja minimal 2 tahun
- STR asli bagi pelamar Apoteker
Penutup
PPPK Kemenkumham 2026 menjadi peluang besar bagi kamu yang ingin bergabung sebagai ASN dengan sistem kontrak profesional. Dengan memahami syarat, alur seleksi, dan kelengkapan dokumen sejak awal, peluang lolos seleksi akan semakin terbuka. Pastikan kamu mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal agar tidak gugur di tengah proses.



