Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI merupakan program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Program ini ditujukan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki usaha produktif namun belum memiliki akses pembiayaan perbankan secara optimal.
Memasuki Desember 2025, KUR BRI tetap menjadi salah satu pilihan utama UMKM karena menawarkan bunga rendah, plafon pinjaman fleksibel, serta proses pengajuan yang semakin mudah baik secara online maupun offline.
Apa Itu KUR BRI dan Mengapa Banyak Diminati?
KUR BRI adalah kredit modal usaha dengan bunga rendah yang disubsidi pemerintah. Dana pinjaman berasal dari Bank BRI, sementara subsidi bunga ditanggung oleh pemerintah sehingga cicilan menjadi lebih ringan dibandingkan kredit komersial.
Alasan KUR BRI banyak diminati antara lain:
-
Bunga rendah dan stabil sesuai kebijakan pemerintah
-
Syarat pengajuan relatif mudah
-
Bisa diajukan tanpa agunan untuk nominal tertentu
-
Jaringan kantor BRI sangat luas hingga ke pelosok daerah
-
Cocok untuk berbagai jenis usaha produktif
Jenis-Jenis KUR BRI 2025
BRI menyediakan beberapa jenis KUR yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha, yaitu:
-
KUR Super Mikro
- Plafon pinjaman hingga Rp10 juta
- Cocok untuk usaha pemula atau usaha yang baru berjalan
- Tidak memerlukan agunan tambahan
-
KUR Mikro
- Plafon pinjaman hingga Rp50 juta
- Diperuntukkan bagi usaha mikro yang sudah berjalan
- Tidak memerlukan agunan tambahan
-
KUR Kecil
- Plafon pinjaman di atas Rp50 juta hingga Rp500 juta
- Diperuntukkan bagi usaha yang sedang berkembang
- Wajib melampirkan agunan sesuai ketentuan bank
-
KUR TKI
- Plafon pinjaman hingga Rp25 juta
- Ditujukan untuk calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
- Digunakan untuk biaya keberangkatan ke luar negeri
Syarat Umum Pengajuan KUR BRI 2025
Untuk dapat mengajukan KUR BRI, pemohon harus memenuhi persyaratan berikut:
-
Warga Negara Indonesia (WNI)
-
Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
-
Memiliki usaha produktif dan layak
-
Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
-
Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain
-
Tidak memiliki riwayat kredit bermasalah berdasarkan SLIK OJK
Syarat Dokumen Pengajuan KUR BRI
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
- Fotokopi KTP
- Fotokopi Kartu Keluarga
- Surat nikah (jika sudah menikah)
- Surat keterangan usaha, IUMK, atau NIB
- NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta
- Buku tabungan BRI (jika ada)
- Dokumen agunan untuk KUR Kecil
Langkah-Langkah Mengajukan KUR BRI Desember 2025
-
-
Pengajuan KUR BRI Secara Online
Pengajuan online dilakukan melalui situs resmi KUR BRI.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Akses situs resmi KUR BRI
- Buat akun dan login
- Isi data diri dan data usaha secara lengkap
- Unggah dokumen yang diminta
- Pilih jenis KUR yang sesuai
- Tunggu proses verifikasi
- Petugas BRI melakukan survei ke lokasi usaha
- Dana dicairkan jika pengajuan disetujui
-
-
Pengajuan KUR BRI Secara Offline
Bagi pemohon yang lebih nyaman datang langsung ke
bank, pengajuan dapat dilakukan dengan cara:
- Datang ke kantor BRI terdekat
- Mengisi formulir pengajuan KUR
- Menyerahkan dokumen persyaratan
- Mengikuti wawancara dan survei usaha
- Menunggu proses persetujuan kredit
- Dana dicairkan ke rekening pemohon
Tips Agar Pengajuan KUR BRI Disetujui
Agar peluang pengajuan lebih besar, perhatikan beberapa tips berikut:
- Pastikan usaha benar-benar aktif dan berjalan
- Siapkan dokumen secara lengkap dan rapi
- Miliki pencatatan keuangan usaha meskipun sederhana
- Pastikan tidak memiliki tunggakan kredit
- Ajukan pinjaman sesuai kemampuan usaha
Keunggulan KUR BRI Dibanding Kredit Lain
Beberapa kelebihan KUR BRI antara lain:
- Bunga rendah karena disubsidi pemerintah
- Tenor pinjaman hingga 5 tahun
- Plafon pinjaman fleksibel
- Tanpa agunan tambahan untuk KUR Mikro
- Proses pengajuan relatif cepat
Penutup
KUR BRI Desember 2025 merupakan solusi pembiayaan yang tepat bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha dengan modal terjangkau. Dengan bunga ringan, proses pengajuan yang mudah, serta dukungan jaringan BRI yang luas, KUR BRI dapat menjadi penopang pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.



