Ingin Cek Bansos Pakai KTP? Gunakan Cara Resmi Ini
Ingin Cek Bansos Pakai KTP? Gunakan Cara Resmi Ini. Program bantuan sosial pemerintah masih aktif untuk mendukung masyarakat yang memerlukan.
Melalui Kementerian Sosial, masyarakat kini dapat mengecek status penerima bantuan sosial hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan yang terdapat di KTP.
Namun, kemudahan ini sering kali disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui cara yang benar dan aman dalam melakukan pengecekan bantuan sosial.
Cek Bansos dengan KTP yang aman
Pemerintah telah menyediakan layanan pengecekan data bantuan sosial secara online agar masyarakat dapat dengan mudah memverifikasi status penerima. Proses ini tidak memerlukan biaya dan dapat dilakukan kapan saja.
Kementerian Sosial memiliki dua saluran resmi untuk mengecek bantuan sosial menggunakan NIK KTP. Kedua cara ini dirancang agar mudah diakses oleh siapa saja yang memiliki koneksi internet.
Namun, seiring dengan semakin mudahnya akses, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap pesan atau tautan yang mencurigakan yang mengatasnamakan bantuan sosial. Banyak penipuan yang memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat mengenai metode pengecekan yang benar.
-
Cek Bansos Melalui Situs Resmi Kemensos
- Kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih lokasi tinggal (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan KTP
- Isikan kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
-
Cek via Aplikasi Resmi “Cek Bansos Kemensos”
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan nama dan lokasi tinggal sesuai dengan KTP
- Selesaikan verifikasi captcha
- Klik “Cari Data”
Walaupun cara pengecekan sekarang lebih sederhana, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap pesan yang meminta informasi pribadi, tautan yang tidak resmi, atau permintaan biaya administrasi.
Agar aman dari penipuan berkedok bansos dapat dilakukan dengan selalu memastikan informasi berasal dari sumber resmi, seperti aplikasi Cek Bansos Kemensos atau situs pemerintah terkait, serta menghindari link mencurigakan yang sering beredar melalui pesan WhatsApp, SMS, maupun media sosial.
Ingat bahwa semua program bansos bersifat gratis, sehingga permintaan transfer uang untuk proses pendaftaran atau verifikasi sudah pasti merupakan penipuan.
Jangan pernah memberikan data pribadi seperti NIK, KK, nomor rekening, maupun kode OTP kepada pihak yang tidak dikenal, dan pastikan informasi yang diterima berasal dari akun media sosial resmi.
Hindari mengunduh aplikasi selain yang resmi dari Kemensos karena banyak aplikasi palsu yang dibuat menyerupai milik pemerintah. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke Kemensos, pihak kepolisian, atau kanal pengaduan siber seperti lapor.go.id dan Patroli Siber Polri.
Selain itu, penting untuk mengedukasi keluarga, terutama lansia, agar lebih waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.



