Belum Cair PKH November Tahap 4? Ikuti Panduan Cek Online Ini
Belum Cair PKH November Tahap 4? Ikuti Panduan Cek Online Ini. Ribuan rumah tangga di berbagai lokasi masih menantikan pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bulan November 2025. Hal ini disebabkan penyaluran bantuan uang tunai bagi kaum miskin tidak dilakukan secara serentak di seluruh negara.
Bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah bantuan mereka sudah diterima atau belum, Kementerian Sosial menyediakan layanan pengecekan online yang dapat diakses kapan saja dengan mudah.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa pencairan PKH untuk triwulan keempat, yang mencakup bulan Oktober hingga Desember, telah mencapai 9,4 juta keluarga penerima manfaat.
“Program Keluarga Harapan (PKH) pada kuartal keempat ini telah disalurkan kepada 9.407.384 KPM,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Kemensos.
Akses Situs Cek Bansos
Untuk memeriksa status pencairan, masyarakat dapat langsung mengunjungi portal https://cekbansos.kemensos.go.id.
Di website tersebut, terdapat sistem yang menunjukkan informasi apakah nama Anda terdaftar dan apakah bantuan telah ditransfer atau belum.
Caranya cukup mudah. Pertama, pilih daerah tempat tinggal Anda, mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga kelurahan.
Selanjutnya, masukkan nama lengkap sesuai yang tertera di KTP, isi captcha, dan klik tombol pencarian. Dalam beberapa detik, hasilnya akan ditampilkan di layar.
Jika terdaftar, Anda dapat melihat jenis bantuan yang diterima beserta statusnya, apakah sudah cair atau masih dalam proses.
Program PKH ini dirancang untuk mendukung keluarga dengan kondisi ekonomi yang lemah dan terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional.
Bantuan ini diberikan empat kali dalam setahun: kuartal pertama dari Januari hingga Maret, kuartal kedua dari April hingga Juni, kuartal ketiga dari Juli hingga September, dan yang terakhir dari Oktober hingga Desember.
Tips penting agar terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan bansos PKH
-
Gunakan Hanya Situs dan Aplikasi Resmi
- Selalu akses informasi melalui situs resmi Kemensos: https://cekbansos.kemensos.go.id
atau aplikasi resmi Kemensos. - Hindari link yang diterima via SMS, WhatsApp, atau media sosial dari sumber tidak jelas.
- Selalu akses informasi melalui situs resmi Kemensos: https://cekbansos.kemensos.go.id
-
Tidak Ada Permintaan Uang
- Bansos PKH gratis dan tidak dipungut biaya apapun.
- Jangan percaya jika diminta membayar biaya administrasi, transfer, atau kode tertentu.
-
Periksa Identitas Pengirim
- Penyalur resmi PKH biasanya menggunakan nomor atau akun resmi pemerintah.
- Jika ada oknum yang mengaku petugas dan meminta data pribadi, jangan langsung percaya.
-
Jaga Data Pribadi
- Jangan membagikan nomor KTP, nomor KK, PIN, password, atau kode OTP kepada pihak manapun.
- Data pribadi hanya digunakan untuk proses resmi melalui sistem Kemensos.
-
Waspada Link Palsu dan Phishing
- Link palsu sering mirip situs resmi tapi alamatnya berbeda.
- Selalu periksa URL, pastikan ada “https://” dan domain resmi kemensos.go.id.
-
Konfirmasi ke Petugas Resmi
Jika ragu, hubungi call center resmi PKH atau kantor Dinas Sosial setempat untuk verifikasi informasi.
-
Laporkan Penipuan
- Jika menemui modus penipuan, segera laporkan ke Polisi, Kemensos, atau aplikasi pengaduan resmi pemerintah.
- Selain PKH, pemerintah juga memberikan bantuan lainnya seperti BLTS yang telah mencapai 27,3 juta keluarga. Sementara itu, bantuan sembako baru saja diterima oleh 6,8 juta KPM, dengan 11,4 juta lainnya masih menunggu distribusi untuk triwulan keempat.
Masyarakat yang merasa berhak namun belum menerima bantuan diimbau untuk secara aktif memeriksa portal Kemensos guna memantau perkembangan pencairan.
Sumber : kompas.tv



