Jadwal Pendaftaran PPG Tahap 4 Tahun 2025, Berikut Infonya!
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) resmi membuka pendaftaran Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahap 4 Tahun 2025. Program ini menjadi jalur resmi bagi lulusan S-1 dan D-IV yang ingin menjadi guru profesional di Indonesia.
PPG Prajabatan dirancang untuk menyiapkan calon guru yang memiliki kompetensi pedagogik, integritas tinggi, serta mampu menjadi teladan di dunia pendidikan. Pendidikan ini berlangsung selama dua semester di LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Jadwal Pendaftaran dan Seleksi PPG 2025
Bagi Anda yang berminat mengikuti PPG Tahap 4, berikut ini adalah jadwal lengkap pendaftaran dan proses seleksi:
- Pendaftaran online: 14 Oktober – 6 November 2025
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 10 November 2025
- Pencetakan kartu peserta: 10 – 15 November 2025
- Tes substantif: 12 – 15 November 2025
- Pengumuman hasil tes substantif: 29 November 2025
- Pengumuman jadwal wawancara: 2 Desember 2025
- Pelaksanaan wawancara: 3 – 20 Desember 2025
- Pengumuman hasil akhir wawancara: 29 Desember 2025
- Konfirmasi kesediaan mengikuti program: Januari 2026
- Penetapan peserta dan lapor diri ke LPTK: Januari 2026
- Matrikulasi dan orientasi: Januari – Februari 2026
- Perkuliahan dimulai: Februari 2026
Biaya Kuliah dan Bantuan Pemerintah
PPG berlangsung selama dua semester, dengan biaya kuliah sebesar Rp8.500.000 per semester. Namun, pemerintah memberikan bantuan pendidikan senilai Rp17.000.000 bagi peserta yang lulus seleksi dan ditetapkan sebagai peserta resmi. Bantuan ini mencakup seluruh biaya kuliah.
Peserta tetap harus menanggung sendiri biaya transportasi, akomodasi, dan kebutuhan pribadi selama seleksi dan masa studi.
Syarat Pendaftaran PPG 2025
Agar bisa mengikuti PPG Prajabatan Tahap 4, peserta harus memenuhi persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia
- Tidak tercatat sebagai guru atau kepala sekolah di Dapodik atau Simpatika
- Usia maksimal 32 tahun pada 31 Desember 2025
- Lulusan S-1 atau D-IV dengan ijazah terdaftar di PD-Dikti atau telah disetarakan
- IPK minimal 3,00
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani (saat lapor diri)
- Surat keterangan berkelakuan baik (saat lapor diri)
- Surat keterangan bebas NAPZA (saat lapor diri)
- Menandatangani pakta integritas
- Mengikuti seluruh tahapan seleksi: administrasi, tes substantif, dan wawancara
Bidang Studi yang Dibuka
PPG Tahap 4 membuka banyak bidang studi sesuai proyeksi kebutuhan guru nasional tahun 2027.
-
Bidang studi umum:
PGSD, PJOK, Bimbingan dan Konseling, Informatika, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, IPS, IPA, Matematika, PAUD, Pendidikan Luar Biasa, Seni Budaya.
-
Bidang studi kejuruan:
Teknik Otomotif, Teknik Mesin, Teknik Elektronika, Teknik Ketenagalistrikan, Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim, Broadcasting, Desain Komunikasi Visual, Manajemen Perkantoran, Kuliner, Agriteknologi, Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam.
Catatan penting: PGSD kini hanya terbuka untuk lulusan PGSD dan PGMI. Lulusan dari program studi lain tidak dapat memilih PGSD seperti sebelumnya.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan
- Peserta wajib mengisi data dengan benar dan lengkap. Ketidaksesuaian data dapat menyebabkan diskualifikasi. Hanya peserta yang memenuhi seluruh persyaratan dan menyelesaikan proses pendaftaran yang akan diproses lebih lanjut.
- Seluruh informasi resmi hanya diumumkan melalui situs: https://ppg.kemendikdasmen.go.id
- Keputusan panitia seleksi bersifat mutlak. Peserta bertanggung jawab memantau pengumuman secara berkala.
Penutup
PPG Tahap 4 Tahun 2025 adalah peluang emas untuk menjadi guru profesional dengan dukungan pemerintah. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan intensif, tetapi juga membuka jalan menuju sertifikasi pendidik dan peluang menjadi ASN melalui seleksi PPPK atau CPNS.
Pendaftaran hanya sampai 6 November 2025. Segera siapkan dokumen, pahami persyaratan, dan ikuti proses seleksi dengan baik. Jadilah bagian dari generasi guru berkualitas untuk masa depan pendidikan Indonesia.



