Cara Daftar Bansos BPJS Ketenagakerjaan: Panduan Lengkap BSU 2025
Bantuan Subsidi Upah (BSU) merupakan salah satu program bantuan sosial yang disalurkan melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk meringankan beban para pekerja berpenghasilan rendah.
Program ini menjadi bagian penting dari jaring pengaman sosial pemerintah bagi tenaga kerja formal di Indonesia.
Pada tahun 2025, pemerintah kembali menggulirkan BSU dengan nilai bantuan yang lebih besar, yakni total Rp600.000 untuk dua bulan.
Proses dan cara daftar bansos BPJS Ketenagakerjaan memiliki mekanisme khusus yang penting dipahami para pekerja agar tidak kehilangan hak bantuan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2025, BSU ditujukan bagi pekerja yang memenuhi syarat tertentu dan berstatus aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program ini diharapkan membantu pekerja menghadapi situasi ekonomi yang masih penuh tantangan.
Pengertian dan Mekanisme Bansos BPJS Ketenagakerjaan
Bantuan Subsidi Upah (BSU) adalah bantuan berupa uang tunai yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang masuk dalam kategori layak menerima.
Program ini dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyedia data peserta.
Pada tahun 2025, nominal BSU mencapai Rp300.000 per bulan selama dua bulan, sehingga total bantuan yang diterima pekerja adalah Rp600.000.
Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pekerja yang terdampak kondisi ekonomi.
Berbeda dari program bansos pada umumnya, BSU tidak dibuka melalui pendaftaran langsung. Data calon penerima diambil dari BPJS Ketenagakerjaan, kemudian diverifikasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk menentukan kelayakan penerima. Mekanisme ini memastikan bantuan diberikan tepat sasaran.
Sesuai informasi dari bsu.kemnaker.go.id, pencairan BSU dilakukan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri) dan Bank Syariah Indonesia. Dana akan otomatis dikirim ke rekening penerima tanpa perlu proses pengambilan secara manual.
Syarat dan Kriteria Penerima BSU 2025
Karena pendaftaran tidak dilakukan secara individual, pekerja cukup memastikan bahwa data kepesertaan mereka sesuai dan aktif.
Berikut alur proses BSU 2025:
-
Verifikasi Status BPJS Ketenagakerjaan
Pastikan Anda terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kategori Penerima Upah (PU) hingga April 2025. Koordinasikan dengan HRD untuk memastikan data Anda benar.
-
Pembaruan Data Perusahaan
Perusahaan bertugas mengirim data karyawan yang memenuhi syarat kepada BPJS Ketenagakerjaan. Pastikan semua data pribadi Anda di perusahaan sudah benar dan sesuai dokumen resmi.
-
Verifikasi Data oleh BPJS Ketenagakerjaan
BPJS akan memeriksa kelengkapan data, status kepesertaan, serta besaran gaji sesuai persyaratan BSU.
-
Validasi Kementerian Ketenagakerjaan
Data yang sudah diverifikasi kemudian diperiksa kembali oleh Kemnaker untuk menentukan siapa saja yang layak menerima BSU.
-
Penetapan Penerima BSU
Setelah proses validasi selesai, penerima BSU akan diumumkan oleh Kemnaker melalui berbagai kanal resmi.
Mengutip bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, pekerja tidak perlu datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan atau Kemnaker. Fokus utamanya adalah memastikan keaktifan kepesertaan dan kesesuaian data.
Cara Mengecek Status Penerima BSU 2025
Setelah proses verifikasi selesai, pekerja dapat memeriksa status penerimaan BSU melalui cara berikut:
-
Website BSU Kemnaker
Kunjungi bsu.kemnaker.go.id, masukkan NIK, dan sistem akan menampilkan status penerimaan.
-
Portal BPJS Ketenagakerjaan
Akses bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, lalu masukkan data seperti NIK, nama lengkap, nama ibu kandung, dan email.
-
Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)
Login menggunakan akun BPJS Ketenagakerjaan untuk melihat informasi BSU terbaru.
-
Aplikasi Pospay
Buka aplikasi Pospay, pilih menu informasi, dan klik logo Kemnaker untuk mengecek status dengan NIK.
-
Melalui HRD Perusahaan
HRD dapat membantu mengecek apakah data pekerja sudah masuk ke BPJS dan Kemnaker.
Mengacu pada bantuan.kemnaker.go.id, pekerja dianjurkan rutin mengecek status penerimaan melalui kanal resmi untuk memastikan informasi terbaru.
Jadwal Pencairan dan Bank Penyalur BSU 2025
Pencairan BSU 2025 dimulai pada minggu kedua Juli 2025 dan dilakukan secara bertahap. Dana langsung dikirim ke rekening penerima yang sudah terdaftar.
Bank penyalur resmi BSU 2025 meliputi:
- BNI (Bank Negara Indonesia)
- BRI (Bank Rakyat Indonesia)
- BTN (Bank Tabungan Negara)
- Mandiri
- Bank Syariah Indonesia (BSI)
- PT Pos Indonesia untuk daerah yang belum memiliki akses perbankan
Bagi pekerja yang belum memiliki rekening di bank penyalur, Kemnaker menyediakan fasilitas pembukaan rekening kolektif agar tidak ada penerima yang terhambat masalah teknis.
Tips Penting yang Wajib Diperhatikan
Saat mengikuti proses cara daftar bansos BPJS Ketenagakerjaan, ada beberapa poin krusial yang perlu diperhatikan agar bantuan dapat diterima tanpa kendala.
Rekomendasi berikut dapat membantu pekerja mempersiapkan diri serta meningkatkan peluang untuk lolos sebagai penerima BSU 2025:
-
Pastikan Keaktifan BPJS Ketenagakerjaan
Koordinasikan dengan bagian HRD untuk memastikan status kepesertaan Anda masih aktif dan iuran BPJS telah dibayarkan hingga April 2025.
-
Perbarui Informasi Rekening Bank
Cek kembali apakah rekening yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan masih aktif dan sesuai dengan bank penyalur BSU. Jika ada perubahan, segera minta perusahaan memperbarui data tersebut.
-
Cocokkan Data Pribadi
Pastikan informasi seperti NIK, nama lengkap, dan alamat sesuai dengan data di KTP, data perusahaan, serta data BPJS agar tidak terjadi ketidaksesuaian saat verifikasi.
-
Ikuti Informasi dari Kanal Resmi
Selalu pantau pengumuman dari Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan melalui situs resmi atau media sosial resmi untuk mendapatkan update terbaru mengenai BSU.
-
Hindari Penipuan
Jangan memberikan data sensitif seperti PIN, OTP, maupun nomor rekening kepada pihak yang tidak dikenal. Penyaluran BSU tidak memungut biaya apapun dan dilakukan langsung ke rekening penerima.
Mengacu pada informasi dari kemnaker.go.id, pekerja yang mengalami kendala saat mengecek status BSU atau membutuhkan bantuan tambahan bisa menghubungi Dinas Tenaga Kerja di daerah masing-masing atau kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat untuk mendapatkan informasi yang valid.




