Bansos PKH dan BPNT Terbaru 2025: Syarat, Jadwal Pencairan, dan Cara Daftar Online
Pemerintah Indonesia saat ini masih menyalurkan dua jenis bantuan sosial (bansos) utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kepada masyarakat miskin dan rentan.
Tujuan utama bantuan ini adalah untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar serta mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.
Syarat Penerima Bansos PKH dan BPNT 2025
Tidak semua warga bisa langsung menerima bantuan sosial dari Kemensos. Untuk bisa mendapatkan bansos PKH atau BPNT.
Berikut syarat umum yang wajib dipenuhi penerima bansos PKH dan BPNT:
- WNI dengan KTP elektronik yang masih berlaku
- Tercatat sebagai keluarga miskin atau rentan miskin
- Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasioanl (DTSEN) Kemensos
- Untuk PKH, harus memiliki anggota keluarga dalam kategori:
- Ibu hamil
- Anak usia dini (balita)
- Anak usia sekolah (SD, SMP, SMA)
- Lansia
- Penyandang disabilitas berat
Jadwal Pencairan PKH 2025: Empat Tahap Setahun
Program Keluarga Harapan (PKH) 2025 telah menjangkau lebih dari 7,4 juta keluarga penerima manfaat (KPM), atau sekitar 74,43% dari total target nasional.
Berikut jadwal pencairan PKH 2025 berdasarkan tahapan:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Besaran Bantuan PKH 2025 per Kategori Penerima
- Ibu hamil atau anak usia dini (balita)
Bantuan sebesar Rp750.000 per tahap - Anak usia sekolah jenjang SD/sederajat
Menerima bantuan sebesar Rp225.000 per tahap - Anak usia sekolah jenjang SMP/sederajat
Dapat bantuan senilai Rp375.000 per tahap - Anak usia sekolah jenjang SMA/sederajat
Menerima Rp500.000 setiap tahap - Lansia (di atas 70 tahun) dan penyandang disabilitas berat
Mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 per tahap
Bansos BPNT 2025: Bantuan Pangan Non-Tunai untuk Kebutuhan Pokok
Selain PKH, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) juga terus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Hingga September 2025, sudah lebih dari 13,6 juta keluarga menerima BPNT, dengan total dana tersalurkan mencapai Rp8,2 triliun.
BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik di Kartu Sembako. Dana tersebut bisa digunakan untuk membeli bahan pokok seperti beras, telur, dan lainnya di e-warong atau agen bank Himbara.
- Nominal bantuan BPNT 2025:
- Rp200.000 per bulan
- Pencairan dilakukan setiap 3 bulan (triwulan), total Rp600.000 per tahap
Cara Cek dan Daftar Bansos PKH dan BPNT Online
Masyarakat bisa mengecek status penerima bansos secara mandiri dan gratis melalui situs resmi milik Kementerian Sosial.
Berikut langkah-langkah cek bantuan sosial online:
- Buka situs: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai domisili
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik tombol “Cari Data”
Hasil pencarian akan menunjukkan apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH atau BPNT, termasuk jenis bantuan dan tahap pencairan yang sedang berlangsung.
Kesimpulan
Program bansos PKH dan BPNT 2025 merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat miskin dan rentan agar tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Pastikan Anda terdaftar di DTSEN dan selalu update data di kelurahan atau melalui aplikasi sosial.
Cek secara rutin melalui situs cekbansos.kemensos.go.id agar tidak ketinggalan jadwal pencairan bantuan.



