Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam. Selain sebagai bulan penuh ampunan, Ramadan juga identik dengan berbagai ibadah sunah, salah satunya adalah sholat Tarawih. Ibadah ini dikerjakan pada malam hari setelah sholat Isya dan menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Sholat Tarawih memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau”. (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya)
Hadis tersebut menegaskan bahwa sholat Tarawih yang dikerjakan dengan penuh keimanan dan keikhlasan dapat menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu.
Berikut informasi selengkapnya mengenai niat shalat terawih 4 rakaat 1 salam baik berjamaah sebagai makmum atau imam maupun shalat sendiri dilansir dari laman Detik.
Jumlah Rakaat Sholat Tarawih
Dalam praktiknya, sholat Tarawih memiliki beberapa pilihan jumlah rakaat. Yang paling umum adalah 11 rakaat dan 23 rakaat. Untuk 11 rakaat, terdiri dari 8 rakaat sholat Tarawih dan 3 rakaat sholat Witir. Sementara 23 rakaat terdiri dari 20 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir.
Pada sholat Tarawih 11 rakaat, terdapat dua pola pelaksanaan yang sering digunakan, yaitu 2-2-2-2-2-1 dan 4-4-3. Keduanya sama-sama dibolehkan dan memiliki dasar yang kuat dalam praktik ibadah umat Islam.
Penjelasan Sholat Tarawih 4 Rakaat
Sholat Tarawih 4 rakaat 1 salam merupakan salah satu variasi yang sering dilakukan, khususnya pada pola 4-4-3. Pola ini berarti sholat Tarawih dikerjakan dua kali 4 rakaat, kemudian ditutup dengan 3 rakaat Witir.
Dikutip dari buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan karya Abu Maryam Kautsar Ummu, selama pelaksanaan sholat Tarawih memiliki dalil dan contoh dari Rasulullah SAW, maka hal tersebut diperbolehkan dan tidak menjadi masalah.
Dasar sholat Tarawih 4 rakaat 1 salam dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang bersumber dari Aisyah radhiallahu ‘anha berikut ini:
“Nabi SAW tidak pernah melakukan sholat sunah pada Ramadan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat. Beliau sholat empat rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana bagus dan indahnya. Kemudian, beliau sholat lagi empat rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau sholat lagi tiga rakaat (witir),”
Berdasarkan hadis tersebut, dapat disimpulkan bahwa Rasulullah SAW pernah melaksanakan sholat Tarawih dengan rincian dua kali 4 rakaat, lalu ditutup dengan 3 rakaat sholat Witir.
Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat
Berikut bacaan niat sholat Tarawih 4 rakaat sesuai dengan posisi pelaksanaannya.
Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat Sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ َارْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Usholli sunnatat-tarawiihi arba’a rakaatin mustaqbilalqiblati adaan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat sholat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”
Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat sebagai Makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ َارْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Usholli sunnatat-tarawihi arba’a rakaatin mustaqbilalqiblati adaan makmuman lillahi ta’ala
Artinya: “Aku berniat sholat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”
Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ َارْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Usholli sunnatat-tarawiihi arba’a rakaatin mustaqbilalqiblati adaan imaman lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku sengaja sholat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”
Tata Cara Sholat Tarawih 4 Rakaat 1 Salam
Berikut urutan tata cara sholat Tarawih 4 rakaat yang dapat dijadikan panduan:
- Rakaat Pertama
- Niat
- Takbiratul ihram
- Membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Duduk sejenak sebelum berdiri ke rakaat kedua
- Rakaat Kedua
- Membaca surah Al-Fatihah dan satu surah Al-Qur’an
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Duduk sejenak sebelum berdiri ke rakaat ketiga
- Rakaat Ketiga
- Membaca surah Al-Fatihah dan satu surah Al-Qur’an
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Duduk sejenak sebelum berdiri ke rakaat keempat
- Rakaat Keempat
- Membaca surah Al-Fatihah dan satu surah Al-Qur’an
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Duduk tasyahud akhir
- Salam
Sholat Tarawih 4 rakaat ini dikerjakan sebanyak dua kali, kemudian dilanjutkan dengan sholat Witir 3 rakaat sebagai penutup ibadah malam di bulan Ramadan.
Kesimpulan
Sholat Tarawih 4 rakaat 1 salam merupakan salah satu bentuk pelaksanaan sholat Tarawih yang memiliki dasar hadis sahih. Selama dikerjakan sesuai tuntunan dan dengan niat yang ikhlas, ibadah ini menjadi amalan yang penuh pahala dan keberkahan di bulan Ramadan.
sumber: https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7257304/niat-dan-tata-cara-sholat-tarawih-4-rakaat-1-salam-lengkap-berjamaah-dan-sendiri




