Penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2026 kini semakin mengandalkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama penentuan penerima. Masyarakat yang merasa kondisi ekonominya berubah wajib memperbarui data dan desil DTSEN agar tetap berpeluang menerima bantuan sosial secara tepat sasaran. Pembaruan data ini menjadi langkah penting agar tidak ada warga yang layak justru terlewat dari program bansos pemerintah.
Peran Desil DTSEN dalam Penyaluran Bansos
Dilansir dari detik.com, dalam sistem DTSEN, masyarakat dikelompokkan berdasarkan kondisi sosial ekonomi secara objektif. Kelompok desil 1–5 umumnya menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial, sementara desil di atasnya yaitu Desil 6-10 tidak masuk kategori penerima kecuali dalam kondisi tertentu.
Karena itu, pembaruan data menjadi krusial, terutama bagi masyarakat yang mengalami perubahan kondisi ekonomi, seperti kehilangan pekerjaan, penghasilan menurun, atau perubahan jumlah tanggungan keluarga. Tanpa pembaruan data, sistem akan tetap membaca kondisi lama yang bisa menyebabkan hak bansos tidak terbaca oleh sistem.
Cara Memperbarui Desil DTSEN
Ada dua jalur utama yang bisa ditempuh masyarakat untuk memperbarui data dan desil DTSEN, baik secara langsung maupun digital. Proses ini bertujuan agar data yang tercatat sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Pembaruan Data Melalui Kelurahan/Desa
Masyarakat dapat datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat dengan membawa dokumen identitas diri dan data pendukung. Petugas akan melakukan pendataan ulang, verifikasi, serta menginput perubahan kondisi ekonomi ke dalam sistem.
Data tersebut kemudian akan diverifikasi secara berjenjang hingga masuk ke database pusat DTSEN. Proses ini memastikan perubahan data tidak dilakukan sepihak, tetapi melalui mekanisme resmi dan terkontrol.
Pembaruan Data Melalui Aplikasi
Selain jalur offline, masyarakat juga dapat memanfaatkan kanal digital yang disediakan pemerintah, seperti aplikasi resmi dan sistem layanan sosial.
Prosesnya meliputi:
- Pasang aplikasi Cek Bansos di ponsel melalui Play Store atau App Store.
- Buat akun pengguna dengan melengkapi data identitas yang diminta.
- Setelah akun aktif, masuk ke aplikasi (login).
- Pilih menu pengajuan pembaruan data/desil DTSEN.
- Isi formulir dan pertanyaan yang tersedia sesuai kondisi keluarga sebenarnya.
- Kirim pengajuan dan tunggu proses verifikasi.
Pendamping sosial akan melakukan survei langsung ke rumah untuk memastikan data yang diajukan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Dengan sistem ini, pembaruan data bisa dilakukan lebih cepat dan transparan, meskipun tetap membutuhkan proses verifikasi berlapis agar data tetap akurat.
Mengapa Pembaruan Desil DTSEN Penting?
Pembaruan desil bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi berdampak langsung pada akses bantuan sosial.
Data yang tidak diperbarui berpotensi menyebabkan:
- Masyarakat miskin tidak tercatat sebagai penerima
- Bantuan salah sasaran
- Ketimpangan distribusi bansos
- Ketidakadilan dalam program perlindungan sosial
Dengan data yang valid dan terbaru, penyaluran bansos bisa lebih adil, tepat sasaran, dan transparan.
Tanda Data Perlu Diperbarui
Beberapa kondisi yang menunjukkan data perlu diperbarui, antara lain:
- Perubahan pekerjaan atau penghasilan
Jika sumber penghasilan berkurang atau hilang, kondisi ekonomi keluarga otomatis berubah dan perlu diperbarui dalam data DTSEN. - Perubahan jumlah anggota keluarga
Penambahan atau pengurangan tanggungan keluarga memengaruhi kebutuhan hidup dan tingkat kesejahteraan. - Perubahan alamat domisili
Perpindahan tempat tinggal dapat membuat data tidak sinkron dengan sistem bantuan sosial. - Perubahan status sosial ekonomi keluarga
Kondisi ekonomi yang menurun atau tidak stabil perlu tercatat agar tetap masuk prioritas bantuan.
Jika kondisi tersebut terjadi, masyarakat disarankan segera melakukan pembaruan data agar tidak tertinggal dari sistem penyaluran bantuan.
Kesimpulan
Pembaruan desil DTSEN menjadi kunci utama agar masyarakat tetap terdata sebagai calon penerima bansos 2026. Melalui pembaruan data yang akurat dan resmi, sistem bantuan sosial dapat berjalan lebih adil, tepat sasaran, dan transparan. Masyarakat diimbau untuk aktif mengecek status data sosial ekonominya serta segera melakukan pembaruan jika terjadi perubahan kondisi. Langkah sederhana ini dapat menentukan apakah hak atas bantuan sosial tetap tercatat dan tersalurkan dengan baik.
Sumber Referensi
https://news.detik.com/berita/d-8344222/2-cara-memperbarui-desil-dtsen-untuk-bansos-ini-tahapannya




