Penanganan Pertama Bila Anak Mengalami Alergi
Alergi merupakan kondisi umum yang sering diderita anak-anak. Alergi adalah kondisi fisik berbahaya di mana tubuh bereaksi berlebihan ketika bersentuhan dengan zat tertentu yang disebut alergen. Debu, serbuk sari, makanan, dan pemicu lain yang umumnya tidak berbahaya dapat menyebabkan berbagai macam reaksi alergi. Jika kedua orang tuanya mempunyai riwayat alergi, maka resiko anak terkena alergi meningkat hingga 70%.
Beberapa penderita alergi hanya mengalami gejala ringan, sementara yang lain mengalami reaksi parah sehingga memerlukan penanganan darurat. Reaksi mungkin termasuk gatal atau ruam. Gejala alergi yang parah disebut anafilaksis. Reaksi anafilaksis dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba dan hilangnya kesadaran.
Gejala Alergi Pada Anak
berikut beberapa gejala yang ditimbulkan alergi pada anak:
-
Kehilangan kesadaran dan pingsan
-
Tekanan darah turun, nadi melemah
-
Sesak napas berat
-
Munculnya ruam pada kulit
-
Kepala pusing dan terasa melayang
-
Mual dan disertai muntah
Beberapa Jenis Alergi Pada Anak
-
Alergi debu
Alergi debu merupakan bentuk alergi paling umum pada anak-anak. Debu sangat mudah ditemukan di sekitar rumah, termasuk pada mainan anak dan barang elektronik.
-
Alergi makanan
Makanan, selain debu, juga merupakan penyebab alergi paling umum pada anak. Makanan paling umum yang menyebabkan alergi antara lain kacang-kacangan, telur, susu, ikan, dan kerang. Saat anak yang alergi makanan mengonsumsi makanan yang menyebabkan alergi, biasanya ia mengalami muntah-muntah, mulut gatal, dan sakit perut.
-
Alergi dingin
Alergi jenis ini terjadi bila anak terpapar suhu udara dingin. Alergi dingin pada anak dapat dikenali dari gejalanya seperti kulit merah, bengkak, dan gatal.
-
Alergi zat kimia
Beberapa anak alergi terhadap bahan kimia dalam deterjen dan produk pakaian yang diberi pewangi. Alergi ini biasanya menimbulkan ruam dan gatal di sekujur tubuh.
-
Alergi bulu hewan
Memiliki hewan di rumah ternyata bisa memberikan dampak positif bagi anak. Namun perlu diketahui bahwa bulu hewan juga bisa menyebabkan alergi pada anak. Ciri-ciri anak alergi bulu hewan antara lain gatal-gatal dan sesak napas saat berdekatan dengan hewan.
-
Alergi obat
Alergi pada anak biasanya disebabkan oleh berbagai pengobatan dan vaksinasi. Gejala ringan yang paling umum terjadi pada anak dengan alergi obat antara lain gatal dan kemerahan pada kulit. Namun pada beberapa kasus, dapat menimbulkan gejala serius seperti anafilaksis.
Penanganan Pertama Bila Anak Mengalami Alergi
Ambil tindakan pertolongan pertama yang diperlukan jika anak Anda (atau anggota keluarga lainnya) tiba-tiba mengalami anafilaksis. Silakan lakukan tindakan pertolongan pertama berikut:
-
Minta anak Anda untuk tetap tenang dan berbaring saat Anda mencari bantuan profesional medis.
-
Mengendurkan pakaian anak bila terlalu ketat
-
Anak kecil yang menderita alergi parah biasanya memiliki riwayat pengobatan dan diberikan suntikan anti alergi epinefrin. Suntikkan segera jika memungkinkan.
-
Jika anak anda kehilangan kesadaran, periksa denyut nadi arteri karotis di leher. Jika denyut nadi masih terdeteksi, angkat sedikit kaki anak Anda dan letakkan di lokasi yang aman.
-
Jangan tunda suntikan epinefrin, dan sekalipun gejalanya diobati dengan suntikan epinefrin, anak tersebut harus dibawa ke ruang gawat darurat karena gejalanya dapat muncul kembali setelah obatnya habis.
-
Saat gejala mulai mereda, tetap pastikan untuk menjaga dan mengawasi Si Kecil. Karena syok anafilaksis bisa muncul kembali usai beberapa jam.



