Awal puasa Ramadan 2026 menjadi informasi yang banyak dinantikan umat Islam di Indonesia. Menjelang datangnya bulan suci, masyarakat mulai mencari tahu perkiraan tanggal dimulainya ibadah puasa agar dapat mempersiapkan diri sejak dini.
Meski penetapan resmi masih menunggu sidang isbat, sejumlah perhitungan kalender Islam sudah memberikan gambaran awal kapan puasa Ramadan 2026 akan dimulai.
Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang dilaksanakan selama satu bulan penuh di bulan Ramadan. Ibadah puasa dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, serta segala hal yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah SWT.
Kewajiban menjalankan puasa Ramadan ditegaskan secara langsung oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an, surah Al-Baqarah ayat 183:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Selain sebagai kewajiban, puasa Ramadan juga bertujuan untuk membentuk kesabaran, melatih pengendalian diri, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Lantas, kapan puasa pertama Ramadan 2026 akan dimulai? Berikut ini perkiraan tanggal awal puasa berdasarkan perhitungan yang tersedia saat ini.
Puasa Pertama 2026 Tanggal Berapa?
Di Indonesia, penentuan awal Ramadan 1447 H/2026 M dilakukan oleh pemerintah bersama organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), dengan metode yang berbeda-beda.
Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan menggunakan kombinasi metode hisab dan rukyat. Hasil perhitungan astronomi dan pengamatan hilal tersebut kemudian dibahas dan diputuskan dalam sidang isbat.
Sementara itu, Muhammadiyah menentukan awal Ramadan berdasarkan metode hisab murni atau perhitungan astronomi, sehingga tanggal awal puasa dapat ditetapkan jauh sebelum pelaksanaan rukyat.
Adapun NU lebih mengutamakan metode rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung terhadap hilal di berbagai titik pemantauan. Keputusan awal Ramadan diumumkan setelah hasil rukyat dikaji secara resmi.
Walaupun metode yang digunakan berbeda, ketiganya memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan penetapan awal Ramadan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Berikut perkiraan awal puasa Ramadan 2026 menurut masing-masing pihak.
Perkiraan Awal Puasa 2026 Versi Pemerintah
Pemerintah dijadwalkan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadan pada 17 Februari 2026. Sidang ini akan membahas hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam penentuannya, pemerintah mengacu pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yang menetapkan hilal dinyatakan memenuhi syarat apabila memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.
Menurut prediksi peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Thomas Djamaluddin, posisi hilal saat matahari terbenam pada hari pengamatan masih berada di bawah ufuk. Karena itu, awal Ramadan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Meski demikian, penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat pada 29 Syaban 1447 H atau 17 Februari 2026, dengan mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyat dari seluruh wilayah Indonesia.
Awal Puasa 2026 Versi Muhammadiyah
Muhammadiyah telah menetapkan lebih awal tanggal 1 Ramadan 1447 H berdasarkan perhitungan hisab hakiki dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Berdasarkan perhitungan tersebut, Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini dilakukan tanpa menunggu hasil rukyatul hilal karena perhitungan astronomi dianggap sudah memadai.
Dengan demikian, warga Muhammadiyah akan mulai menjalankan ibadah puasa pada Rabu, 18 Februari 2026.
Perkiraan Awal Puasa 2026 Versi NU
Nahdlatul Ulama (NU) hingga kini juga belum mengumumkan secara resmi penetapan awal Ramadan 2026. NU masih menunggu hasil rukyatul hilal yang dilakukan pada akhir bulan Syaban di berbagai titik pengamatan.
Namun, merujuk pada Almanak NU, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, sejalan dengan kemungkinan hasil rukyat pemerintah.
Ringkasan Perkiraan Awal Puasa 2026
Berikut rangkuman perkiraan awal puasa Ramadan 2026:
- Pemerintah (perkiraan): Kamis, 19 Februari 2026
- Muhammadiyah: Rabu, 18 Februari 2026
- NU (perkiraan): Kamis, 19 Februari 2026
Perbedaan penetapan awal Ramadan merupakan hal yang lazim terjadi di Indonesia dan diharapkan dapat disikapi dengan saling menghormati. Umat Islam dianjurkan mengikuti keputusan organisasi keagamaan masing-masing atau menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
Kesimpulan
Perbedaan penentuan awal puasa ini merupakan hal yang wajar dan kerap terjadi di Indonesia. Umat Islam diimbau untuk tetap saling menghormati dan mengikuti keputusan organisasi keagamaan yang dianut masing-masing atau menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
Sumber
https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8341942/puasa-pertama-2026-tanggal-berapa-ini-perkiraan-waktunya




