Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran bantuan sosial senilai Rp600.000 per keluarga melalui program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2026.
Bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk membeli berbagai kebutuhan pangan pokok seperti beras, telur, tempe, tahu, kacang hijau, hingga sayur-mayur di e-warong resmi.
Program BPNT 2026 bertujuan menjaga ketahanan pangan masyarakat serta memastikan keluarga kurang mampu tetap memperoleh asupan gizi yang layak setiap bulan, terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.
Kini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor desa untuk mengetahui status bantuan. Cukup bermodalkan KTP dan akses internet, pengecekan status penerima maupun pendaftaran calon penerima BPNT 2026 dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Kementerian Sosial atau aplikasi Cek Bansos.
Seluruh proses mulai dari pendaftaran, pengecekan status, hingga pemantauan pencairan dapat dilakukan dengan mudah langsung dari smartphone. Berikut rangkuman lengkap informasi bansos BPNT Rp600.000 tahun 2026.
Apa Itu BPNT 2026?
BPNT merupakan program bantuan sosial pangan yang disalurkan secara non-tunai setiap bulan. Bantuan diberikan dalam bentuk saldo elektronik senilai Rp200.000 per bulan yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Saldo tersebut hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong yang telah bekerja sama dengan pemerintah.
Baca Juga : BPJS PBI 2026 Terbaru: Syarat Penerima DTSEN, Cara Cek Status, dan Solusi KIS Nonaktif
Tujuan utama BPNT 2026 adalah memastikan keluarga penerima manfaat mendapatkan akses pangan bergizi secara berkelanjutan.
Saat ini, BPNT juga menjadi bagian dari Program Sembako, dengan cakupan bantuan yang lebih fleksibel menyesuaikan kebutuhan daerah.
Tahap Pencairan BPNT 2026
BPNT 2026 disalurkan secara bertahap sepanjang tahun oleh Kementerian Sosial. Setiap tahap umumnya mencakup bantuan untuk tiga bulan dengan total nilai Rp600.000 per tahap.
Berikut jadwal tahapan pencairan BPNT 2026:
- Tahap I: Januari – Maret 2026
- Tahap II: April – Juni 2026
- Tahap III: Juli – September 2026
- Tahap IV: Oktober – Desember 2026
Penyaluran dilakukan secara bertahap agar bantuan tepat sasaran, transparan, dan dapat segera dimanfaatkan oleh KPM.
Cara Cek Status Bansos BPNT 2026 Pakai KTP
Dilansir dari detik, masyarakat yang ingin mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima BPNT 2026, pengecekan bisa dilakukan dengan mudah menggunakan NIK KTP. Tersedia dua cara resmi yang bisa dipilih.
1. Cek Bansos via Situs Resmi Kemensos
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha
- Klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos BPNT
Baca Juga : BPJS PBI Dinonaktifkan? Ini Cara Mengaktifkan Kembali Sesuai Aturan Terbaru 2026
2. Cek Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Buka aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Login menggunakan akun terverifikasi
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Isi data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
- Klik “Cari Data” untuk melihat hasil
Cara Daftar Bansos BPNT 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
Pendaftaran calon penerima BPNT 2026 dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
1. Unduh Aplikasi Cek Bansos
- Buka Google Play Store atau App Store
- Cari aplikasi “Cek Bansos” dari Kemensos RI
- Unduh dan instal aplikasi
2. Buat Akun Baru
- Pilih menu “Buat Akun”
- Isi data diri sesuai KTP (NIK, nama, alamat, nomor HP aktif)
- Unggah foto KTP dan swafoto sambil memegang KTP
- Tunggu proses verifikasi
3. Login dan Ajukan Usulan
- Login ke aplikasi setelah akun aktif
- Pilih menu “Usul”
- Lengkapi data anggota keluarga sesuai KK
- Pilih jenis bansos yang diajukan (BPNT atau PKH)
4. Kirim Pengajuan
- Lengkapi data sosial ekonomi dan unggah dokumen pendukung
- Klik “Simpan” atau “Kirim”
- Pantau status pengajuan di menu “Tanggapan”
Kesimpulan
Bantuan sosial BPNT Rp600.000 tahun 2026 kembali menjadi salah satu program andalan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan keluarga penerima manfaat.
Melalui saldo elektronik yang disalurkan bertahap sepanjang tahun, bantuan ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pangan bergizi dengan mudah dan tepat sasaran.
Baca Juga : Cari Modal Usaha? Ini 7 Aplikasi Pinjol Bunga Rendah Tenor 12 Bulan
Proses cek status, pendaftaran, hingga pemantauan pencairan BPNT 2026 kini semakin praktis berkat layanan digital dari Kemensos, baik melalui situs resmi maupun aplikasi Cek Bansos.
Dengan memahami jadwal pencairan dan tata cara pengajuan sejak awal, masyarakat dapat memastikan hak bantuan diterima dan dimanfaatkan secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku.
Sumber: Detik.com




