Penyebab Fitur Trending YouTube Dihapus Mulai 21 Juli 2025, , Ini Penggantinya
Pada 21 Juli 2025, YouTube mengambil langkah mengejutkan dengan menghapus fitur Trending secara permanen. Selama bertahun-tahun, tab ini menjadi tempat utama untuk menemukan video-video yang sedang viral.
Namun, seiring perkembangan zaman dan perubahan perilaku pengguna, fitur tersebut dianggap sudah tidak relevan lagi. Lalu, apa yang menyebabkan fitur ini dihapus? Dan apa yang bisa kita gunakan sebagai penggantinya?
Mengapa Fitur Trending YouTube Dihapus
-
Penurunan Penggunaan yang Signifikan
Salah satu alasan utama adalah penurunan drastis kunjungan ke halaman Trending. Selama lima tahun terakhir, pengguna lebih memilih menemukan video melalui fitur beranda, Shorts, atau hasil pencarian.
YouTube menyadari bahwa fitur Trending sudah tidak lagi menjadi jalur utama untuk menemukan konten populer. -
Perubahan Pola Konsumsi Konten
Di sisi lain, kini pengguna cenderung mengikuti tren dari komunitas atau niche tertentu. Ini disebut sebagai micro-trends—tren yang berkembang di dalam kelompok minat khusus.
Oleh karena itu, satu halaman Trending untuk semua pengguna dianggap tidak lagi mewakili tren secara menyeluruh. -
Dominasi Konten Bermerek
Banyak keluhan bahwa fitur Trending lebih banyak diisi oleh video dari label besar seperti trailer film atau musik dari perusahaan besar. Akibatnya, konten dari kreator kecil jadi sulit bersaing. Hal ini membuat fitur Trending terasa kurang adil dan tidak lagi mewakili ekosistem YouTube secara luas.
-
Tumbuhnya Shorts dan Algoritma Rekomendasi
YouTube kini lebih fokus pada fitur-fitur seperti Shorts dan sistem rekomendasi yang lebih personal. Format pendek dan umpan algoritmik terbukti lebih efektif dalam menampilkan video yang relevan untuk masing-masing pengguna.
Pengganti Fitur Trending yang Sesuai
Meskipun fitur Trending sudah dihapus, YouTube telah menyediakan beberapa alternatif yang lebih relevan dan modern:
-
YouTube Charts
Sebagai pengganti, YouTube menghadirkan YouTube Charts. Di sini, pengguna bisa melihat daftar video populer berdasarkan kategori, seperti:
-
- Musik terpopuler
- Podcast mingguan
- Trailer film viral
Charts ini jauh lebih spesifik dan membantu pengguna menemukan tren sesuai minatnya.
-
Rekomendasi Personal di Beranda
Beranda YouTube kini semakin cerdas. Video yang muncul dirancang untuk sesuai dengan riwayat tontonan, minat, dan aktivitas pengguna. Oleh karena itu, kamu tetap bisa mengikuti tren—bahkan tanpa harus mencarinya secara manual.
-
Tab Explore dan Shorts
Fitur Explore masih tersedia dan menyajikan berbagai konten dari kategori seperti game, berita, dan film. Selain itu, YouTube Shorts juga menjadi alat utama untuk menemukan video viral berdurasi singkat.
-
Inspiration Tab dan Fitur Hype untuk Kreator
Untuk kreator, YouTube menghadirkan fitur baru di YouTube Studio yaitu Inspiration Tab. Tab ini membantu kreator mengetahui tren yang relevan dengan audiens mereka.
Selain itu, ada juga fitur Hype, yang memungkinkan kreator mendapatkan dukungan dari penonton agar video mereka bisa naik daun lebih cepat.
Dampak bagi Pengguna dan Kreator Konten
Bagi pengguna, perubahan ini berarti cara menemukan video viral kini lebih terfokus pada preferensi personal lewat algoritma dan fitur baru seperti Shorts atau YouTube Charts. Sedangkan bagi kreator, mereka perlu lebih memahami algoritma dan memanfaatkan tools seperti YouTube Studio untuk mengoptimalkan konten agar lebih mudah ditemukan oleh audiens yang tepat.
Selain itu, YouTube juga menciptakan fitur baru seperti ‘Hy.pe’ yang membantu kreator yang sedang naik daun untuk ditemukan dan mendapatkan perhatian lebih luas dari para penonton



