Besaran Bantuan PKH per Komponen dari Tahap 1– 4
Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi salah satu bantuan sosial penting yang disalurkan pemerintah untuk masyarakat miskin dan rentan. Melalui program ini, keluarga penerima manfaat memperoleh dukungan finansial untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Oleh karena itu, memahami Besaran Bantuan PKH per Komponen menjadi hal penting, terutama bagi kamu yang baru pertama kali mencari informasi bansos.
Selain itu, PKH tidak diberikan sekaligus. Bantuan disalurkan dalam empat tahap setiap tahun. Namun, nominal bantuan yang diterima berbeda-beda, tergantung komponen dalam keluarga. Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang belum memahami detail pembagian bantuan tersebut
Apa Itu Program Keluarga Harapan (PKH)?
PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Program ini ditujukan kepada keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain itu, bantuan ini bertujuan meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Namun, bantuan PKH tidak diberikan secara merata. Pemerintah membagi bantuan berdasarkan kategori atau komponen. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui Besaran Bantuan PKH per Komponen agar tidak salah informasi.
Jadwal Pencairan PKH Tahap 1–4
Sebelum membahas nominal bantuan, kamu perlu memahami jadwal pencairannya. PKH disalurkan dalam empat tahap, yaitu:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Selain itu, setiap tahap mencairkan bantuan dengan nominal yang sama sesuai komponen. Oleh karena itu, total tahunan berasal dari akumulasi empat tahap tersebut.
Besaran Bantuan PKH per Komponen Tahun Berjalan
Berikut ringkasan Besaran Bantuan PKH per Komponen yang diterima penerima manfaat:
-
Ibu Hamil/Nifas
Mendapat Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 per tahun untuk mendukung kesehatan ibu dan janin.
-
Anak Usia Dini (0–6 Tahun)
Menerima Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 per tahun untuk mendukung tumbuh kembang anak.
-
Anak SD/Sederajat
Bantuan yang diterima sebesar Rp 225.000 per tahap dengan total Rp 900.000 per tahun.
-
Anak SMP/Sederajat
Mendapat Rp 375.000 per tahap atau Rp 1.500.000 per tahun guna mencegah putus sekolah.
-
Anak SMA/Sederajat
Menerima Rp 500.000 per tahap atau Rp 2.000.000 per tahun.
-
Lansia
Bantuan Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun untuk meningkatkan kesejahteraan.
-
Penyandang Disabilitas Berat
Mendapat Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun untuk kebutuhan khusus sehari-hari.
Besaran Bantuan PKH per Komponen dari Tahap 1–4 sudah ditetapkan pemerintah berdasarkan kategori penerima. Selain itu, bantuan ini disalurkan secara bertahap sepanjang tahun.



