Program PIP Cair: Cek Berkala Lewat pip.kemdikbud.go.id Agar Tidak Ketinggalan
Dana Program Indonesia Pintar (PIP) kini mulai dicairkan, memberikan kesempatan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bersekolah. Pastikan orang tua dan peserta didik melakukan pengecekan rutin.
Program Indonesia Pintar (PIP) digulirkan oleh Kemendikbudristek untuk memastikan biaya pendidikan tidak menjadi hambatan.
Bantuan ini tersedia untuk siswa SD, SMP, SMA, dan sederajat dari keluarga kurang mampu, diberikan secara langsung melalui rekening atau melalui sekolah.
Pencairan PIP tahap terbaru berlangsung Oktober hingga Desember 2025, dan pemerintah menyediakan sistem digital agar siswa dan orang tua dapat mengecek status dana secara cepat dan transparan.
Syarat Penerima Bantuan PIP
Tidak semua masyarakat mendapatkan bantuan PIP yang disalurkan oleh peemrintah, ada beberapa krikteris atau persyaratan agar masyarakat mendapatkan bantuan PIP yang diberikan oleh peemrintah.
Siswa berhak menerima PIP jika memenuhi beberapa kriteria, adapun persyaratan yang harus diketahui oleh masyarakat sebelum melakukan pengecekan adalah sebagai berikut:
- Terdaftar sebagai peserta didik pada jenjang SD, SMP, SMA, atau sederajat.
- Memiliki status sebagai keluarga kurang mampu, yang tercatat melalui DTSEN atau usulan sekolah.
- Memiliki dokumen administrasi lengkap, termasuk NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional).
- Belum menerima bantuan pendidikan lain yang serupa untuk menghindari tumpang tindih bantuan.
Kepatuhan terhadap persyaratan ini memastikan dana PIP tepat sasaran dan bisa langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan.
Lakukan Pengecekan Lewat pip.kemdikbud.go.id
Pengecekan dana PIP kini dilakukan secara digital melalui situs resmi: pip.kemdikbud.go.id. Cara ini lebih cepat dibandingkan menunggu pengumuman dari sekolah atau dinas pendidikan. Langkah pengecekan sebagai berikut:
- Akses situs resmi pip.kemdikbud.go.id.
- Pilih menu “Cari Penerima PIP”.
- Masukkan NIK dan NISN siswa.
- Klik tombol “Cek Penerima PIP” untuk melihat status pencairan dana.
Sistem akan menampilkan status penerimaan, apakah dana sudah masuk atau masih dalam proses pencairan. Orang tua dan siswa yang rutin melakukan pengecekan akan lebih mudah memastikan bantuan diterima tepat waktu.
NIK dan NISN
NIK dan NISN merupakan kunci utama dalam pengecekan PIP, banyak masyarakat yang gagal menerima PIP dari peemrintah karena NIK dan NISN tidak sesuai dengan apa yang ada di DTSEN, maka dua hal ini merupakan yang penting..
- NIK: Nomor Induk Kependudukan yang tercatat di Dukcapil, digunakan untuk verifikasi identitas penerima.
- NISN: Nomor Induk Siswa Nasional yang diberikan oleh sekolah, memastikan siswa tercatat secara resmi di sistem pendidikan.
Pastikan kedua nomor ini valid dan sesuai data sekolah, karena jika ada kesalahan atau belum terdaftar, sistem pengecekan tidak akan menampilkan status dana PIP.
Bagi siswa atau orang tua yang menemukan kendala, sebaiknya segera menghubungi pihak sekolah untuk memperbarui data, dan setelah itu jangan lupa lakukan pengecekan secara berkala untuk melihat status pencairan.
Kesimpulan
Program PIP memegang peranan penting dalam mendukung pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Dengan sistem digital pengecekan di pip.kemdikbud.go.id, orang tua dan siswa memiliki kendali untuk memantau dana bantuan.
Pastikan semua persyaratan terpenuhi, termasuk NIK dan NISN valid, serta lakukan pengecekan rutin agar dana PIP cair tepat waktu. Dengan langkah ini, hak pendidikan anak anak Indonesia tetap terlindungi.




