Kabar Baik! Kemensos Buka Peluang BLTS Rp900 Ribu Berlanjut Tahun Ini
Kementerian Sosial (Kemensos) membuka peluang keberlanjutan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Rp900 ribu pada tahun ini. Meski belum diputuskan secara final, sinyal positif datang dari pemerintah seiring meningkatnya anggaran bantuan sosial dan komitmen menjaga daya beli masyarakat.
Dilansir dari antaranews.com, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa BLTS merupakan program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi, khususnya pada periode tertentu. Program ini bersifat sementara, namun tetap memungkinkan untuk kembali disalurkan apabila situasi ekonomi dan kebijakan anggaran memungkinkan.
“Bisa jadi itu berlanjut, kita lihat situasi dan kondisi serta kebijakan dari Bapak Presiden,” ujar Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta.
BLTS Dirancang untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
BLTS Rp900 ribu sebelumnya disalurkan sebagai bentuk stimulus ekonomi guna menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan ini diberikan pada periode tertentu dan menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) yang datanya telah diverifikasi pemerintah.
Menurut Saifullah, keputusan melanjutkan BLTS akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kondisi fiskal negara, prioritas belanja pemerintah, hingga efektivitas penyaluran bantuan sebelumnya.
Anggaran Bansos Meningkat, Jadi Sinyal Positif
Dari sisi anggaran, Kemensos mencatat adanya peningkatan alokasi belanja bantuan sosial. Hingga saat ini, lebih dari Rp110 triliun telah digelontorkan pemerintah untuk berbagai program bansos, antara lain:
- Bantuan sosial reguler
- Penebalan bantuan sosial pada Juni dan Juli
- BLTS Rp900 ribu untuk triwulan terakhir tahun 2025 (Oktober, November, dan Desember)
Dengan anggaran tersebut, Kemensos melaporkan telah menjangkau sekitar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan data yang telah diverifikasi dan disesuaikan dengan sistem pendataan nasional.
Akurasi Data Jadi Faktor Penentu
Meski peluang BLTS berlanjut terbuka, Kemensos menegaskan bahwa keakuratan data penerima menjadi faktor utama. Pemerintah ingin memastikan setiap bantuan sosial benar-benar tepat sasaran, sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
Saifullah mengakui bahwa evaluasi terhadap data KPM terus dilakukan untuk meminimalkan kesalahan penyaluran dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial.
Bansos Reguler Tetap Jadi Prioritas Pemerintah
Di tengah pembahasan BLTS, Kemensos memastikan bahwa program bantuan sosial reguler tetap berjalan dan menjadi prioritas utama, terutama untuk tahun anggaran mendatang. Program tersebut meliputi:
- Program Keluarga Harapan (PKH) yang menjangkau sekitar 10 juta KPM
- Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) untuk lebih dari 17 juta KPM
“Untuk kuota 2026, sementara masih memprioritaskan penyaluran bantuan sosial reguler PKH dan BPNT,” jelas Saifullah.
Masyarakat Diminta Waspada Informasi Tidak Resmi
Kemensos juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum bersumber resmi, terutama terkait jadwal pencairan atau pendaftaran BLTS. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai waktu dan mekanisme penyaluran BLTS lanjutan.
Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui:
- Website Kemensos
- Media massa kredibel
- Akun media sosial resmi pemerintah
Kesimpulan
Peluang BLTS Rp900 ribu berlanjut tahun ini memang terbuka dan menjadi kabar baik bagi masyarakat. Namun, keputusan akhir tetap menunggu kebijakan Presiden, kondisi anggaran negara, serta hasil evaluasi data penerima. Sementara itu, pemerintah memastikan bantuan sosial utama seperti PKH dan BPNT tetap disalurkan secara berkelanjutan.
Sumber:
- https://www.antaranews.com/berita/5342481/kemensos-buka-peluang-blts-rp900-ribu-berlanjut-tahun-ini




