Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp1,87 Juta per Gram, Peluang Investasi Emas Masih Terbuka
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada Sabtu, 17 Mei 2025.
Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas Antam tercatat sebesar Rp1.871.000 per gram, turun Rp20.000 dibandingkan dengan harga sebelumnya.
Selain harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas batangan Antam juga mengalami penurunan.
Saat ini, buyback tercatat sebesar Rp1.715.000 per gram, turun Rp23.000 dari perdagangan sebelumnya.
Selisih antara harga jual dan buyback mencapai Rp156.000 per gram, hal ini menarik perhatian investor dan kolektor emas.
Daftar Harga Emas Batangan Antam per 17 Mei 2025
Berikut adalah daftar harga emas batangan Antam berdasarkan pecahannya pada Sabtu, 17 Mei 2025:
-
0,5 gram: Rp985.500
-
1 gram: Rp1.871.000
-
2 gram: Rp3.682.000
-
3 gram: Rp5.498.000
-
5 gram: Rp9.130.000
-
10 gram: Rp18.205.000
-
25 gram: Rp45.387.000
-
50 gram: Rp90.695.000
-
100 gram: Rp181.312.000
-
250 gram: Rp453.015.000
-
500 gram: Rp905.820.000
-
1.000 gram: Rp1.811.600.000
Peluang Investasi Emas di Tengah Penurunan Harga
Meskipun harga emas mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, emas tetap menjadi pilihan investasi yang diminati oleh banyak masyarakat.
Dengan fluktuasi harga yang ada, logam mulia seperti emas batangan Antam tetap dianggap instrumen investasi yang aman dan menguntungkan.
Emas batangan bersertifikat Antam, selain memiliki tingkat likuiditas yang tinggi, juga diakui secara resmi dan mudah diperdagangkan.
Selain itu, emas memiliki sifat tahan terhadap inflasi, menjadikannya aset yang tepat untuk melindungi nilai kekayaan.
Analis pasar keuangan menyarankan agar para investor memanfaatkan penurunan harga ini untuk membeli emas secara bertahap, sambil terus memantau pergerakan harga emas global.
Kesimpulan
Meski harga emas mengalami penurunan, peluang investasi emas tetap terbuka lebar.
Harga yang lebih rendah dapat dimanfaatkan oleh investor untuk membeli emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang.




