Bansos BPNT Tahap 2 Cair Hingga Rp3,3 Juta per Keluarga, Cek Status Penerima Lewat NIK KTP Sekarang!
Kabar gembira bagi masyarakat penerima manfaat! Bantuan Sosial (Bansos) BPNT tahap 2 tahun 2025 siap dicairkan.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyalurkan bantuan hingga Rp3,3 juta per Kartu Keluarga (KK), khususnya bagi keluarga yang memiliki dua anak balita.
Bantuan ini merupakan kombinasi dari dua program, yaitu:
-
Program Keluarga Harapan (PKH):
-
Balita mendapat Rp750.000 per tahap.
-
Jika ada dua balita, total PKH = Rp1.500.000.
-
-
BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai):
-
Rp200.000 per bulan.
-
Untuk 3 bulan (April–Juni 2025), total BPNT = Rp600.000.
-
Jika digabungkan, total bantuan yang diterima KPM bisa mencapai Rp3.300.000, termasuk tambahan komponen lainnya seperti bantuan untuk siswa SD yang menerima Rp225.000 per tahap.
Jadwal Pencairan dan Cara Penyaluran BPNT Tahap 2 2025
Penyaluran bansos BPNT tahap 2 akan dimulai pertengahan Mei 2025 dan berlangsung secara bertahap hingga akhir bulan.
Dana akan disalurkan melalui:
-
Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
-
PT Pos Indonesia (untuk KPM tanpa rekening bank)
Cara Cek Penerima Bansos BPNT dan PKH 2025 Lewat NIK KTP
Untuk mengetahui apakah Anda termasuk penerima bantuan BPNT atau PKH tahap 2, Anda bisa cek status bansos secara online melalui situs resmi Kemensos:
-
Buka laman: https://cekbansos.kemensos.go.id
-
Pilih wilayah domisili sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
-
Masukkan nama lengkap sesuai KTP
-
Ketik kode verifikasi yang muncul
-
Klik tombol “Cari Data”
-
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi status bantuan dan jenis bansos yang diterima
Tips Sebelum Pencairan:
-
Rutin cek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui mesin ATM atau mobile banking
-
Pantau jadwal pembagian surat undangan dari PT Pos (bagi yang tidak memiliki rekening)
-
Pastikan data NIK dan KK sudah terdaftar dan valid di sistem Kemensos
Catatan Penting
Sebelum pencairan dimulai, pemerintah masih melakukan proses verifikasi dan validasi data penerima.
Oleh karena itu, pastikan data kependudukan Anda sesuai agar tidak terlewat dari pencairan bansos tahap 2 ini.



