Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah resmi dibuka oleh pemerintah mulai Selasa, 3 Februari 2026. Untuk pendaftarannya bisa melalui portal resmi yang beralamat di https://portal.snpmb.id/.
Seleksi ini merupakan kesempatan berharga bagi SMA, SMK, dan MA kelas 12 yang ingin masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes tertulis. Tetapi sebelum mendaftar, satu hal penting yang perlu dipastikan adalah pemilihan jurusan kuliah.
Siswa yang ingin mengikuti seleksi wajib memastikan statusnya eligible. Setelah itu, siswa dapat melakukan registrasi akun SNPMB, melengkapi data diri, memastikan nilai rapor telah terinput di PDSS, serta memahami ketentuan pemilihan program studi (prodi) SNBP 2026.
Pemilihan Prodi SNBP 2026
Mengacu pada informasi resmi SNPMB, terdapat beberapa aturan penting dalam memilih jurusan SNBP, di antaranya:
- Siswa eligible dapat memilih program studi di PTN Akademik dan/atau PTN Vokasi
- Setiap siswa diperbolehkan memilih maksimal dua program studi
- Jika memilih satu prodi, siswa bebas memilih PTN di provinsi mana pun
- Jika memilih dua prodi, salah satu pilihan harus berada di PTN yang satu provinsi dengan sekolah asal
Dengan ketentuan tersebut, siswa perlu menyusun strategi matang agar peluang lolos SNBP semakin besar.
Tips Memilih Jurusan Kuliah SNBP 2026
Mengutip detik.com, berikut beberapa tips yang bisa menjadi pertimbangan siswa dalam menentukan jurusan SNBP 2026.
1. Kenali Minat dan Kecenderungan Diri
Langkah awal memilih jurusan adalah mengenali minat pribadi. Pilih jurusan yang sesuai dengan hal-hal yang kamu sukai atau ingin pelajari lebih dalam. Misalnya, jika menyukai angka dan logika, jurusan seperti teknik, manajemen, atau akuntansi bisa menjadi pilihan yang relevan.
2. Cek Daya Tampung Program Studi
Setelah menentukan minat, siswa disarankan untuk mengecek daya tampung prodi melalui portal resmi SNPMB. Informasi ini penting untuk memperkirakan peluang lolos. Memilih jurusan dengan daya tampung lebih besar, namun tetap sesuai minat, dapat meningkatkan kesempatan diterima.
3. Pertimbangkan Prospek Karier
Selain minat, prospek kerja lulusan jurusan juga perlu dipikirkan. Cari tahu jurusan yang lulusannya banyak dibutuhkan di dunia kerja dan memiliki peluang karier yang luas di masa depan.
4. Lakukan Konsultasi
Agar semakin mantap, siswa bisa berdiskusi dengan guru BK, alumni, atau mahasiswa aktif. Masukan dari mereka dapat membantu memberikan gambaran realistis tentang jurusan dan dunia perkuliahan.
Referensi Daya Tampung Prodi Favorit
Setelah pendaftaran dibuka, data resmi daya tampung SNBP 2026 akan tersedia di menu “Daya Tampung PTN SNBP” pada laman SNPMB. Sementara itu, siswa bisa menggunakan data tahun sebelumnya sebagai gambaran awal.
Daya tampung terbanyak SNBP 2025 di UGM:
- Hukum: 96 kursi
- Ilmu dan Industri Peternakan: 90 kursi
- Kehutanan: 90 kursi
- Farmasi: 72 kursi
- Biologi dan Psikologi: masing-masing 68 kursi
- Daya tampung terbanyak SNBP 2025 di UI:
- Ilmu Hukum: 114 kursi
- Manajemen: 76 kursi
- Akuntansi: 70 kursi
- Psikologi: 66 kursi
- Pendidikan Dokter: 60 kursi
- Daya tampung terbanyak SNBP 2025 di Undip:
- Hukum: 184 kursi
- Akuntansi Perpajakan: 86 kursi
- Kesehatan Masyarakat: 82 kursi
- Psikologi: 80 kursi
- Manajemen dan Akuntansi: masing-masing 78 kursi
Dengan memahami tips dan data pendukung tersebut, siswa diharapkan dapat memilih jurusan SNBP 2026 secara lebih realistis, terukur, dan sesuai dengan potensi diri.
https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-8334702/ini-tips-pilih-jurusan-kuliah-untuk-snbp-2026-pendaftaran-dibuka-3-februari




