Memasuki 2026, bantuan sosial reguler dari pemerintah kembali disalurkan. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai cair sejak Februari, dengan sasaran lebih dari 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Kamu bisa mengecek status penerima hanya dengan NIK KTP melalui situs resmi Kementerian Sosial.
Penyaluran ini disertai pemutakhiran data penerima agar bantuan tepat sasaran, menyesuaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang terus berubah.
Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahun 2026
Kementerian Sosial memastikan bansos PKH dan BPNT tetap berjalan meski terjadi perubahan daftar penerima. Kuota nasional tidak berkurang dan tetap menyasar sekitar 18 juta KPM.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan penyaluran sudah berlangsung dan akan dievaluasi secara berkala. Evaluasi pertama dijadwalkan pada April 2026 untuk menyesuaikan data penerima dengan kondisi terbaru di lapangan.
Alasan Daftar Penerima Bansos Bisa Berubah
Perubahan data penerima bansos merupakan hal yang wajar karena kondisi masyarakat bersifat dinamis. Setiap hari terjadi perubahan yang memengaruhi kelayakan seseorang menerima bantuan.
Beberapa penyebab perubahan daftar penerima bansos dilansir dari laman Kompas:
- Kelahiran dan kematian anggota keluarga
- Perpindahan domisili penduduk
- Perubahan status perkawinan
- Kenaikan atau penurunan tingkat kesejahteraan ekonomi
- Perubahan status pendidikan anggota keluarga
Keluarga yang ekonominya membaik bisa keluar dari daftar, sementara yang kondisinya menurun berpeluang masuk sebagai penerima bansos.
Bagaimana Proses Update Data Bansos
Perubahan data penerima tidak dilakukan sembarangan. Kemensos menerapkan mekanisme pemutakhiran yang ketat dan terukur. Pemutakhiran data dilakukan melalui proses verifikasi dan validasi oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) di masing-masing daerah. Data hasil verifikasi inilah yang menjadi dasar penetapan penerima bansos.
Jadwal dan Besaran Bansos PKH dan BPNT 2026
Penyaluran bansos reguler tahap pertama dimulai pada Februari 2026 dan dilakukan secara bertahap setiap triwulan.
Jadwal Penyaluran Tahap Awal
Tahap pertama mencakup periode Januari, Februari, dan Maret 2026. Penyaluran dilakukan melalui bank milik negara dan PT Pos Indonesia, tergantung kebijakan di masing-masing wilayah.
Besaran Bantuan BPNT 2026
Untuk BPNT, bantuan diberikan sebesar:
- Rp200.000 per bulan per KPM
- Total Rp600.000 untuk periode Januari–Maret 2026
Dana ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar keluarga penerima manfaat.
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT dengan NIK KTP
Agar tidak bingung, kamu bisa mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui situs resmi Kemensos.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Akses situs cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai domisili KTP
- Masukkan nama lengkap penerima
- Ketik kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
Sistem akan menampilkan status penerima, jenis bansos yang diterima, serta periode penyalurannya.
Kesimpulan
Bansos PKH dan BPNT 2026 mulai cair sejak Februari dengan kuota nasional sekitar 18 juta KPM. Perubahan daftar penerima merupakan dampak dari pemutakhiran data yang terus dilakukan agar bantuan tepat sasaran.
Kamu disarankan rutin mengecek status penerima menggunakan NIK KTP melalui situs Kemensos untuk memastikan hak bantuan tidak terlewat.
sumber: https://www.kompas.com/jawa-barat/read/2026/02/03/141500988/bansos-pkh-dan-bpnt-2026-mulai-cair-begini-cara-cek-penerima-dengan




