Banyak masyarakat masih bertanya-tanya mengapa namanya terdaftar atau justru tidak masuk sebagai penerima bantuan sosial PKH dan BPNT 2026.
Salah satu faktor penentunya adalah desil bansos yang digunakan oleh Kementrian Sosial (Kemensos) sebagai dasar penyaluran bantuan.
Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bagaimana cara mengecek desil bansos secara resmi agar tidak salah informasi.
Desil bansos menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan siapa yang layak dan berhak menerima bantuan, dengan begini diharapkan bantuan bisa tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana cara mengetahui status desil bansos 2026 secara mudah dan terpercaya.
Penting dibaca sekarang juga untuk seluruh masyarakat Indonesia yang ingin tahu apakah mereka berhak mendapatkan bantuan sosial 2026.
Pengertian Desil Bansos dan Perannya dalam PKH–BPNT Februari 2026
Desil bansos adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dibagi kedalam 10 kelompok berdasarkan kondisi ekonomi.
Data pada desil ini bersumber dari pendataan nasional yang dikelola pemerintah dan digunakan Kementrian sosial dalam menetapkan penerima bantuan sosial.
Dalam sistem desil, masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rendah berada pada desil 1 dan sebaliknya, masyarakat dengan ekonomi paling tinggi berada pada desil 10.
Kelompok desil rendahlah yang menjai prioritas utama penerimaan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Sementara masyarakat dengan desil lebih tinggi dinilai lebih mampu sehingga peluang menerima bansos menjadi lebih kecil.
Untuk penyaluran bansos Februari 2026, Kemensos tetap menggunakan data desil sebagai dasar verifikasi.
Ini artinya, meskipun sebelumnya pernah menerima bantuan, status tersebut dapat berubah jika kondisi ekonomi dalam data terbaru mengalami peningkatan.
Cara Resmi Cek Desil Bansos Februari 2026 di Kemensos
Masyarakat dapat mengecek desil bansos secara resmi dan mandiri hanya dengan smartphone melalui layanan yang disediakan Kemensos.
Dilansir dari laman radarsolo.jawapos.com, Ada dua cara resmi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengecek status desil yaitu :
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Download aplikasi Cek Bansos di Play Store (Android) atau App Store (iOS)
- Buka aplikasi dan lakukan registrasi menggunakan nomor handphone aktif
- Verifikasi akun melalui kode OTP yang dikirim via SMS
- Login ke aplikasi dengan akun yang sudah dibuat
- Pilih menu “Cek Bansos” di dashboard
- Masukkan NIK atau nama lengkap sesuai KTP
- Pilih lokasi domisili (provinsi, kota, kecamatan, kelurahan)
- Tekan tombol “Cek” untuk melihat hasil
Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengajukan usulan sebagai calon penerima bansos jika memenuhi kriteria.
Cek Melalui Web cekbansos.kemensos.go.id
- Buka browser di HP atau laptop, lalu akses https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Pilih Provinsi domisili sesuai KTP
- Pilih Kabupaten/Kota
- Pilih Kecamatan
- Pilih Desa/Kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP (perhatikan ejaan huruf besar dan kecil)
- Salin kode Captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
Sistem akan menampilkan hasil pencarian secara otomatis.
Jika NIK terdaftar sebagai KPM, akan muncul informasi jenis bansos yang diterima beserta statusnya.
Kemensos mengimbau semua masyarakat untuk hanya menggunakan layanan resmi dan tidak mudah percaya pada informasi dari sumber tidak jelas yang menjanjikan bantuan dengan imbalan tertentu.
Hasil Desil dan Dampaknya terhadap Status Penerima Bansos
Hasil pengecekan desil bansos memberikan gambaran posisi ekonomi seseorang dalam sistem pendataan pemerintah.
Jika berada pada kelompok desil bawah, peluang untuk menerima PKH dan BPNT relatif lebih besar.
Sebaliknya, jika berada pada desil menengah atau atas, kemungkinan menerima bantuan semakin kecil.
Namun demikian, hasil desil bukan satu-satunya faktor penentu.
Pemerintah juga mempertimbangkan kondisi khusus seperti jumlah tanggungan keluarga, lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil.
Sebab itu, masyarakat yang merasa layak namun belum terdaftar disarankan untuk melapor melalui pemerintah desa atau kelurahan agar datanya dpat diperbarui.
Kesimpulan
Desil bansos menjadi dasar penting bagi Kemensos dalam menentukan penerima PKH dan BPNT Februari 2026 agar bantuan bis atepat sasaran.
Masyarakat dapat mengecek desil bansos secara resmi menggunakan NIK KTP melalui layanan kemensos untuk mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima.
Dengan memahami dan mengetahui hasil desil, masyarakat dapat mengetahui peluang menerima bansos sekaligus mengajukan pembaruan data jika diperlukan.
Sumber
https://radarsolo.jawapos.com/nasional/847141804/cek-desil-bansos-2026-cara-mengetahui-status-pkh-dan-bpnt-lewat-situs-resmi-kemensos-ini-panduan-lengkapnya?page=3




