Awal Februari 2026 menjadi periode harap-harap cemas bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) karena saldo bansos belum terlihat masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Pantauan terbaru melalui aplikasi Livin’ by Mandiri di wilayah Jawa Barat pada Senin, 2 Februari 2026 menunjukkan saldo KKS Merah Putih masih Rp0 alias belum ada dana yang masuk, seperti dikutip dari radarbogor.jawapos.com.
Meski demikian, KPM tidak perlu panik. Berdasarkan sistem internal SIKS-NG, status data penerima bansos resmi telah berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar).
Perubahan status ini menjadi sinyal bahwa proses birokrasi di perbankan sedang dipercepat, dan dana diperkirakan akan segera masuk ke rekening KKS dalam waktu dekat.
Progres Pencairan Bansos yang Perlu Diketahui KPM
Meskipun saldo di ATM atau mobile banking masih nihil, KPM harus memahami informasi resmi agar tidak terjebak kabar simpang siur:
- Status Terakhir SIKS-NG: Sudah berada di posisi SPM (tahap awal menuju pencairan).
- Target Periode: Januari-Februari 2026 (Tahap 1).
- Riwayat Saldo Terakhir:
- PKH Tahap 4 sebesar Rp975.000 (Oktober 2025)
- BLT Kesra senilai Rp900.000 (November 2025)
- Estimasi Nominal Tahap 1 2026:
- KPM BPNT murni: Rp400.000 – Rp600.000
- KPM PKH: Menyesuaikan komponen, seperti anak sekolah atau balita
Memahami Alur SPM Hingga Saldo Cair
Status SPM menandakan bahwa Kemensos telah menerbitkan perintah pembayaran, namun saldo belum langsung masuk karena masih melalui dua tahap penting:
- SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana): Daftar penerima dikirim ke bank penyalur, seperti Himbara.
- SI (Standing Instruction): Instruksi terakhir dari bank untuk memindahkan dana ke rekening masing-masing KPM.
Proses dari SPM hingga saldo benar-benar cair biasanya memakan waktu 3–7 hari kerja, tergantung sinkronisasi data di Bank Mandiri, BRI, BNI, maupun BSI.
Pencairan PKH Tahap 1 2026
Berdasarkan progres saat ini, penyaluran bansos diprediksi dilakukan secara bertahap mulai minggu kedua Februari 2026.
Pemerintah menargetkan seluruh KPM menerima dana sebelum bulan suci Ramadhan untuk menjaga daya beli masyarakat prasejahtera di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Tips Aman Cek Saldo Bansos untuk KPM
Bagi KPM pemegang KKS Bank Mandiri, disarankan untuk:
- Rutin mengecek saldo melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
- Tidak mudah percaya unggahan struk penarikan di media sosial tanpa sumber jelas.
- Memantau notifikasi saldo masuk secara real-time.
- Menjaga kartu KKS dan rahasia PIN dari orang lain.
- Memastikan data di DTSEN valid agar pencairan tidak terhambat.
Dengan memahami alur resmi pencairan bansos dan menjaga keamanan KKS, KPM dapat menerima bantuan sosial tepat waktu tanpa terjebak informasi tidak resmi.
Kesimpulan
Saldo bansos Tahap 1 Tahun 2026 yang belum terlihat masuk ke KKS tidak perlu membuat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) panik.
Perubahan status data di SIKS-NG menjadi SPM menunjukkan bahwa proses pencairan sedang berlangsung dan dana akan segera mendarat ke rekening dalam beberapa hari kerja.
KPM disarankan untuk rutin memantau aplikasi Livin’ by Mandiri, menjaga keamanan KKS dan PIN, serta memastikan data di DTSEN tetap valid.
Dengan mengikuti alur resmi pencairan bansos, KPM dapat menerima bantuan tepat waktu tanpa terpengaruh isu simpang siur di media sosial.
Sumber : radarbogor.jawapos.com




