Kriteria dan Syarat Penerima Bansos PBI JK November 2025
Kriteria dan Syarat Penerima Bansos PBI JK November 2025. Khusus pada bulan November 2025 ini, masyarakat Indonesia akan menerima banyak berita gembira.
Terlebih lagi, berita gembira ini berhubungan dengan program bantuan sosial yang akan disalurkan oleh pemerintah pada bulan ini.
Salah satu bantuan sosial yang akan diberikan di bulan November 2025 adalah bantuan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.
Berdasarkan Undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional, bantuan PBI JK hanya akan diberikan kepada mereka yang berada dalam kategori tidak mampu dan fakir miskin.
Para penerima bantuan ini akan mendapatkan layanan BPJS Kesehatan tanpa biaya. Semua biaya iuran akan ditanggung oleh pemerintah.
Perlu dipahami bahwa bantuan ini tidak akan diterima secara langsung oleh individu, melainkan akan dibayarkan oleh pemerintah kepada BPJS Kesehatan. Masyarakat hanya perlu memanfaatkan layanan kesehatan secara gratis.
Namun, sebelum itu, masyarakat Indonesia harus memahami kriteria dan persyaratan untuk menjadi penerima bantuan PBI JK.
Kriteria Penerima PBI JK
Menurut informasi dari situs Kementerian Kesehatan, berikut adalah beberapa kriteria untuk penerima Bansos PBI JK:
- Kriteria untuk fakir miskin dan orang yang tidak mampu ditentukan oleh Kementerian Sosial setelah berdiskusi dengan Menteri dan/atau pimpinan lembaga yang terkait.
- Hasil pendataan orang-orang yang kurang mampu yang dilakukan oleh lembaga yang bertugas dalam administrasi pemerintahan di bidang statistik akan diverifikasi dan divalidasi oleh Kemensos untuk dijadikan data yang terintegrasi.
- Data terintegrasi yang disetujui oleh Kemensos akan dibagi berdasarkan provinsi dan kabupaten/kota serta menjadi dasar bagi penentuan jumlah nasional PBI Jaminan Kesehatan.
- Kementerian Kesehatan akan mendaftarkan jumlah nasional PBI Jaminan Kesehatan sebagai peserta program Jaminan Kesehatan ke BPJS Kesehatan.
Untuk meningkatkan keakuratan data penerima Bansos PBI JK, Kemensos akan memastikan adanya integrasi antara Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di Dukcapil.
Langkah ini diambil untuk menghindari kesalahan data, penerima yang sudah meninggal, atau yang tidak lagi tergolong miskin. Dengan cara ini, program PBI JK bisa berjalan secara efisien dan efektif.
Syarat Penerima PBI JK
Berikut adalah syarat untuk menjadi penerima PBI JK:
- Terdaftar dalam DTSEN.
- Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
- Memiliki Kartu Keluarga (KK).
- Memiliki E-KTP.
- Memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Proses pendaftaran akan dibantu oleh Kementerian Sosial.
Cara Cek Penerima Bansos PBI JK
Nah, ada cara bagi masyarakat Indonesia untuk memeriksa status sebagai penerima bansos PBI JK.
Kamu juga bisa mengecek status penerima bansos PBI JK secara online.
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai dengan KTP.
- Input nama PM (Penerima Manfaat) sesuai KTP.
- Masukkan 4 huruf kode yang muncul di dalam kotak.
- Jika huruf tidak terlihat atau tidak jelas, klik ikon “refresh” untuk mendapatkan kode yang baru.
- Selanjutnya, tekan tombol “CARI DATA” agar sistem dapat menemukan nama berdasarkan wilayah yang telah dimasukkan.
- Tunggu sebentar, jika kamu terdaftar dalam Bansos PBI JK, maka namamu akan terlihat.




