Pendaftaran CPNS 2026 menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang bercita-cita menjadi aparatur negara. Pemerintah telah memberikan sinyal bahwa seleksi akan kembali dibuka untuk memberikan peluang kepada putra-putri terbaik Indonesia agar dapat bergabung sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rekrutmen CPNS ini disiapkan untuk mengisi berbagai jabatan penting di instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Tujuannya adalah memenuhi kebutuhan pegawai sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan nasional. Walaupun jadwal resmi masih menunggu penetapan akhir, calon pelamar sangat disarankan melakukan persiapan sejak dini.
Kementerian PAN-RB bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus melakukan koordinasi agar seluruh proses seleksi berjalan secara terbuka, profesional, serta bebas dari praktik kecurangan.
Oleh karena itu, memahami tahapan pendaftaran, syarat, dokumen, hingga mekanisme seleksi menjadi hal penting agar pelamar dapat mempersiapkan diri dengan maksimal dan terhindar dari berbagai bentuk penipuan.
Ketentuan Dasar Seleksi CPNS 2026 Yang Harus Dipenuhi
Berdasarkan informasi dari liputan6.com, untuk mengikuti seleksi CPNS 2026, setiap pelamar wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, yang merujuk pada ketentuan seleksi tahun-tahun sebelumnya. Aturan ini bertujuan memastikan hanya kandidat yang sesuai kriteria yang dapat menjadi bagian dari ASN.
Pelamar harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat mendaftar. Namun, untuk formasi tertentu seperti dokter spesialis atau dosen, batas usia dapat diperpanjang hingga 40 tahun.
Selain itu, pelamar tidak boleh memiliki riwayat hukuman pidana penjara dua tahun atau lebih. Pelamar juga tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari pekerjaan sebagai PNS, anggota TNI, Polri, maupun pegawai swasta.
Netralitas politik juga menjadi syarat penting, sehingga peserta tidak boleh menjadi anggota atau pengurus partai politik. Kualifikasi pendidikan harus sesuai dengan posisi yang dilamar, serta pelamar harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia maupun lokasi lain sesuai kebutuhan instansi.
Berkas Administrasi Yang Wajib Dipersiapkan Sejak Awal
Menyiapkan dokumen menjadi salah satu langkah penting dalam proses pendaftaran CPNS 2026. Calon peserta disarankan mulai melengkapi seluruh persyaratan administrasi dari jauh hari agar tidak mengalami kendala saat pendaftaran dibuka.
Dokumen yang umumnya dibutuhkan antara lain Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan dari Disdukcapil, serta ijazah asli sesuai formasi yang dipilih. Transkrip nilai juga menjadi dokumen wajib yang harus dilampirkan.
Selain itu, pelamar perlu menyiapkan pas foto terbaru dengan latar merah serta foto swafoto sesuai ketentuan sistem SSCASN.
Surat lamaran dan surat pernyataan yang telah dibubuhi e-meterai juga menjadi persyaratan penting. Penggunaan e-meterai yang sah sangat diperhatikan pada seleksi 2026 untuk menghindari kegagalan pada tahap administrasi. Pastikan dokumen yang diunggah sesuai format dan ukuran yang akan ditetapkan oleh BKN.
Tahapan Daftar CPNS 2026 Lewat Portal SSCASN
Berikut ini tahapan daftar CPNS 2026 Lewat Portal SSCASN:
-
Buka Situs Resmi
Akses portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id.
-
Buat Akun Baru
Klik menu Registrasi/Buat Akun, lalu isi data seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, dan tanggal lahir.
-
Lengkapi Data Kontak
Masukkan email aktif dan nomor HP, kemudian buat password.
-
Unggah Foto
Upload pas foto berlatar merah dan foto selfie sesuai ketentuan.
-
Login Ke Akun SSCASN
Masuk menggunakan NIK dan password yang sudah dibuat.
-
Pilih Formasi Dan Instansi
Tentukan instansi serta posisi yang sesuai dengan pendidikan Anda.
-
Upload Dokumen Persyaratan
Unggah semua berkas yang diminta dalam sistem.
-
Periksa Dan Kirim Pendaftaran
Pastikan data sudah benar, lalu klik Submit dan pantau status lamaran di akun SSCASN.
Cara Menghindari Penipuan Dalam Rekrutmen CPNS
Tingginya antusiasme masyarakat terhadap seleksi CPNS sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Karena itu, pelamar harus selalu berhati-hati dan hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah.
Pengumuman CPNS hanya disampaikan melalui kanal resmi seperti portal SSCASN, situs BKN, dan website KemenPAN-RB. Jangan mudah percaya pada pihak yang menawarkan kelulusan tanpa tes atau menjanjikan jalur khusus.
Perlu diketahui bahwa seleksi CPNS dilakukan dengan sistem ketat melalui tahapan ujian seperti SKD dan SKB. Tidak ada cara instan untuk lulus tanpa mengikuti prosedur resmi.
Beberapa modus penipuan yang sering terjadi antara lain permintaan sejumlah uang, tawaran “orang dalam”, surat kelulusan palsu, serta pihak yang mengatasnamakan instansi tertentu. Pendaftaran CPNS tidak dipungut biaya sama sekali.
Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan melalui kanal resmi pengaduan pemerintah atau pihak berwenang agar tidak ada korban lainnya.
Kesimpulan
Semoga seluruh calon pelamar diberikan kelancaran dalam proses pendaftaran dan meraih hasil terbaik dalam seleksi CPNS 2026.
Sumber Referensi
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6269737/daftar-cpns-2026-simak-panduan-lengkap-dan-tips-hindari-penipuan




