Beberapa alasan utama di balik tersendatnya pengiriman meliputi lonjakan volume paket pada periode tertentu, seperti saat pesta diskon besar-besaran menjelang hari raya.
Selain itu, hambatan logistik sering kali dipicu oleh kendala cuaca ekstrem yang mengganggu jalur transportasi udara maupun laut.
Masalah operasional seperti alamat tujuan yang kurang lengkap atau sulit ditemukan oleh kurir, serta adanya kendala pada armada pengiriman, juga menjadi variabel yang sangat menentukan kecepatan durasi pengiriman.
Faktor Penyebab Keterlambatan Pengiriman Paket
Keterlambatan pengiriman paket tidak kunjung diterima karena beberaoa fakfor baik dari proses internal maupun kondisi eksternal dilapangan.
Berikut adalah beberapa faktor yang paling sering menjadi penyebab keterlambatan paket :
- Proses operasional jasa pengiriman
Keteika kendala teknik terjadi atau kesalahan dari pihak ekspedisi, maka alur pengiriman pasti akan mengalami keterlambatan.
Kendala teknis tersebut meliputi proses sortir, pemindahan antar gudang hingga distribusi ke kurir. - Kondisi lapangan
Faktor seperti cuaca ekstrim, kepadatan lalu lintas hingga lokasi pengiriman yang sulit dijangkau sering menjadi penyebab pengiriman mengalami keterlambatan. - Kesalahan label dan dokumen pengiriman
Kesalahan dalam penulisan label atau kelengkapan dokumen dapat membuat paket salah rute atau tertahan di pusat distribusi. - Kendala bea cukai
Pengiriman paket internasional perlu dilakukan pemeriksaan bead an cukai yang sering menjadi faktor penahan paket. - Lonjakan volume pengiriman
Kondisi ini dapat membuat gudang dan pusat sortir kewalahan sehingga membuat distribusi berjalan lebih lambar.
Langkah Yang Harus Dilakukan Jika Paket Tidak Sampai Dengan Tepat Waktu
Langkah awal yang paling krusial bagi konsumen adalah melakukan pelacakan (tracking) secara mandiri menggunakan nomor resi yang valid.
Konsumen disarankan untuk mengecek status terkini melalui situs resmi atau aplikasi penyedia jasa ekspedisi.
Dari status tersebut, konsumen dapat melihat posisi terakhir paket, apakah masih tertahan di gudang pusat (hub), sedang dalam transit, atau sudah dibawa oleh kurir menuju alamat tujuan.
- Cek status pengiriman terlebih dahulu
Nomor resi yang diberikan saat pengiriman dapat digunakan untuk mengetahui posisi terakhir paket. - Memanfaatkan bantuan customer service
Saat menghubungi customer service, pastikan semua informasi penting sudah disipakan seperti nomor resi, nama penerima dan alamat lengkap agar proses verifikasi dapat berjalan dengan lancar. - Pastikan alamat dan kontak sudah benar
Periksa kembali alamat yang tercantum sudah jelas seperti nama jalan, nomor rumah, RT/RW, kelurahn, kecamatan hingga kode pos dan lengkap serta berikan nomor telepon yang aktif. - Ajukan pengaduan jika sudah melewati batas waktu
Jika paket sudah melebihi batas waktu pengiriman, Anda dapat mengajukan komplain secara resmi.
Dengan memahami alur pengiriman dan mengetahui kanal pengaduan yang tepat, konsumen diharapkan dapat bersikap lebih tenang namun tetap tegas dalam menuntut haknya ketika menghadapi kendala logistik.
Kesabaran dan ketelitian dalam memverifikasi data alamat sejak awal transaksi juga menjadi kunci utama untuk meminimalisir risiko keterlambatan pengiriman.
Sumber
https://www.antaranews.com/berita/5353501/paket-tak-kunjung-tiba-ini-penyebab-dan-langkah-yang-harus-dilakukan




