Berbuka puasa bukan sekadar momen untuk melepas dahaga dan lapar, tetapi juga waktu yang penuh berkah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Rasulullah SAW telah mencontohkan berbagai adab dan sunnah saat berbuka puasa yang bisa dijadikan panduan bagi umat Muslim.
Dengan mengikuti sunnah ini, ibadah puasa tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat spiritualitas dan meningkatkan pahala. Mulai dari cara membaca doa, memilih menu berbuka, hingga adab makan, semua memiliki hikmah yang mendalam bagi kehidupan sehari-hari.
Sunnah Berbuka Puasa yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Selain membaca doa berbuka beserta artinya, terdapat beberapa sunnah berbuka puasa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk menambah keberkahan ibadah puasa. Amalan-amalan berikut bisa kamu terapkan sehari-hari:
Menyegerakan Berbuka Setelah Adzan
Menurut buku Puasa Ibadah Kaya Makna karya Budi Handrianto, umat Muslim dianjurkan segera berbuka begitu adzan Maghrib berkumandang. Allah SWT tidak menyukai mereka yang menunda berbuka tanpa alasan, meskipun mampu menahan lapar.
Rasulullah SAW bersabda:
لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرِ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098)
Berbuka dengan Kurma dan Air Putih
Rasulullah SAW menganjurkan berbuka puasa dengan kurma dan air. Beliau bersabda:
“Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan salat. Jika tidak ada rothb, beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Jika keduanya tidak tersedia, beliau berbuka dengan seteguk air.” (HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3/164, hasan shahih)
Mendahulukan Makan Sebelum Salat
Dalam buku Mempercepat Datangnya Rezeki Dengan Ibadah Ringan karya Dr. KH. Mukhlis Allyudin dan H. Enjang AS, M.Ag. M.Si, dijelaskan bahwa sebaiknya perut diisi terlebih dahulu sebelum menunaikan salat.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Jika santapan malam sudah tersedia dan salat sudah akan dilaksanakan, dahulukan santapan malam.” (HR. Al-Bukhari dari Anas bin Malik RA)
Dengan mengikuti sunnah ini, ibadah puasa tidak hanya menjadi kewajiban fisik, tetapi juga menambah pahala dan keberkahan spiritual.
Kesimpulan
Dengan mengamalkan sunnah ini, puasa tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga memperkaya pahala dan keberkahan spiritual.




