Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2026 kembali menjadi perhatian bagi banyak keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Bantuan sosial yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Sosial ini bertujuan membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang dan harga bahan pokok yang terus mengalami kenaikan.
Oleh karena itu, mengetahui jadwal pencairan serta cara mengecek besaran bantuan BPNT 2026 sangat penting agar masyarakat tidak mengalami keterlambatan atau kesalahpahaman terkait penyalurannya.
Pengertian Program BPNT
BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai merupakan program bantuan sosial berupa saldo bantuan pangan yang diberikan kepada keluarga kurang mampu yang telah terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan ini tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan saldo yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, sayur, dan bahan pangan lainnya melalui agen e-warong resmi.
Pada tahun 2026, BPNT tetap menjadi salah satu program utama pemerintah untuk memastikan keluarga penerima manfaat dapat memenuhi kebutuhan pangan dasar secara rutin sepanjang tahun.
Jadwal Pencairan BPNT Tahun 2026
Penyaluran bantuan BPNT pada tahun 2026 direncanakan dilakukan setiap tiga bulan sekali atau per triwulan.
Skema pencairan ini diterapkan agar distribusi bantuan lebih teratur, efisien, dan tepat sasaran. Perkiraan Tahapan Penyaluran:
- Tahap I: Januari – Maret 2026 (diperkirakan mulai cair Januari hingga Februari)
- Tahap II: April – Juni 2026
- Tahap III: Juli – September 2026
- Tahap IV: Oktober – Desember 2026
Berdasarkan informasi terbaru, pencairan tahap pertama BPNT 2026 mengalami sedikit keterlambatan dan diperkirakan mulai disalurkan pada Februari 2026 untuk periode Januari sampai Maret.
Besaran Bantuan BPNT 2026
Nominal bantuan BPNT tahun 2026 masih mengikuti standar yang telah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.
Rincian Bantuan yang Diterima:
- Rp200.000 setiap bulan
- Rp600.000 per triwulan
- Total Rp2.400.000 dalam satu tahun
Saldo bantuan ini hanya dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok sesuai aturan program dan tidak diperbolehkan digunakan untuk barang di luar ketentuan seperti rokok atau pulsa.
Cara Mengecek Penerima Dan Nominal BPNT 2026
Dilansir dari kabarnusantara.id, berikut 2 cara mengecek penerima dan nominal bpnt 2026:
Melalui Situs Resmi Kemensos
Pemerintah menyediakan layanan online untuk mengecek status bantuan sosial, termasuk BPNT.
Langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai identitas KTP
- Ketik nama lengkap penerima manfaat
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi apakah Anda terdaftar sebagai penerima BPNT beserta jenis bantuan yang diterima.
Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Cara lainnya adalah melalui aplikasi resmi Cek Bansos yang dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store.
Tahap penggunaannya:
- Buat akun menggunakan NIK dan data KTP
- Login ke aplikasi
- Pilih menu Cek Bansos
- Informasi bantuan yang diterima akan muncul di layar
Metode ini memudahkan masyarakat untuk memantau status bantuan langsung melalui ponsel.
Kesimpulan
Semoga bantuan BPNT ini dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban ekonomi keluarga penerima, serta membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar sepanjang tahun 2026.
Sumber Referensi
- https://kabarnusantara.id/bansos/4460/kapan-bpnt-2026-cair-simak-info-resmi-dan-cara-cek-lewat-hp/




