Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 1 tahun 2026.
Penyaluran bansos ini dijadwalkan mulai Februari 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Program PKH dan BPNT merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan ketahanan pangan.
Sekilas Tentang Bansos PKH dan BPNT 2026
Sebelum mengetahui jadwal pencairan dan cara pengecekan penerima, penting untuk memahami terlebih dahulu sekilas tentang bansos PKH dan BPNT tahun 2026.
Kedua program bantuan sosial ini merupakan upaya pemerintah dalam membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.
Dilansir dari kompas.com berikut penjelasannya:
Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH adalah bantuan sosial bersyarat yang disalurkan secara bertahap kepada keluarga yang memenuhi kriteria tertentu, di antaranya:
- Ibu hamil dan masa nifas
- Anak usia dini (0–6 tahun)
- Anak sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA
- Penyandang disabilitas berat
- Lanjut usia (lansia)
Bantuan PKH bertujuan meningkatkan kualitas hidup KPM melalui akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Sementara itu, BPNT diberikan dalam bentuk bantuan pangan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Dana bantuan dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak, dan bahan pangan lainnya di e-warong atau agen resmi yang telah ditunjuk.
Cara Cek NIK KTP Terdaftar Bansos PKH-BPNT 2026 Tahap 1
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah NIK KTP terdaftar sebagai penerima bansos 2026, pengecekan dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Kemensos dengan langkah-langkah berikut:
- Akses situs resmi Cek Bansos Kemensos
Buka laman: cekbansos.kemensos.go.id - Isi data wilayah sesuai KTP
Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, serta desa atau kelurahan sesuai alamat pada KTP. - Masukkan identitas penerima
Ketik nama lengkap sesuai KTP tanpa singkatan. - Masukkan kode captcha
Pastikan penulisan captcha sesuai dengan huruf besar dan kecil yang tertera. - Klik tombol “Cari Data”
Sistem akan menampilkan hasil pencarian data penerima bansos. - Jika NIK terdaftar, akan muncul informasi jenis bantuan, status penerima, serta periode pencairan.
Mekanisme Penyaluran Dana Bansos 2026
Bagi KPM yang dinyatakan sebagai penerima, bansos akan disalurkan melalui:
- Rekening Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN), atau
- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima
Masyarakat disarankan untuk mengecek saldo secara berkala atau menunggu informasi resmi dari pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Penting Diketahui: Tidak Semua NIK Otomatis Terdaftar
Perlu diketahui bahwa tidak semua NIK KTP otomatis menerima bansos. Hanya masyarakat yang memenuhi kriteria dan telah tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang berhak menerima bantuan sosial.
Bagi warga yang belum terdaftar dalam DTSEN, pengajuan dapat dilakukan melalui:
- Aplikasi Cek Bansos Kemensos, atau
- RT/RW dan kelurahan setempat dengan membawa dokumen pendukung seperti KTP dan KK
Data yang diajukan akan melalui proses verifikasi dan validasi sebelum dimasukkan ke dalam DTSEN.
Dengan rutin melakukan cek NIK KTP bansos PKH dan BPNT 2026, masyarakat dapat memastikan hak bantuan sosial tidak terlewat. Pastikan selalu mengikuti informasi resmi dari Kemensos dan waspada terhadap oknum yang menawarkan bantuan dengan imbalan atau pungutan biaya.
Kesimpulan
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 yang mulai cair pada Februari 2026 menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, dan pangan.
Bantuan ini ditujukan bagi keluarga yang telah memenuhi kriteria dan tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk secara rutin mengecek status NIK KTP melalui situs resmi Kemensos agar tidak melewatkan hak bantuan yang tersedia.
Dengan memastikan data kependudukan valid dan mengikuti informasi resmi, penyaluran bansos diharapkan dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sumber: Kompas.com




