Pemerintah kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) tahun 2026 kepada masyarakat yang tergolong tidak mampu dan telah terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Salah satu bantuan yang paling banyak dicari adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Untuk memastikan status kepesertaan dan nominal bantuan yang diterima, masyarakat kini bisa cek saldo bansos PKH dan BPNT 2026 secara online melalui layanan resmi Kementerian Sosial (Kemensos). Prosesnya mudah, gratis, dan bisa dilakukan kapan saja lewat HP.
Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahun 2026
Berdasarkan pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, bansos PKH dan BPNT diberikan secara bertahap setiap tiga bulan sekali. Dalam satu tahap, bantuan dicairkan sekaligus untuk tiga bulan berjalan.
Tahap pertama biasanya mencakup Januari, Februari, dan Maret, kemudian dilanjutkan tahap berikutnya hingga akhir tahun. Skema ini bertujuan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Seperti dilansir dari detik.com, Kementerian Keuangan melaporkan bahwa hingga akhir Oktober 2025, realisasi pencairan bansos telah mencapai Rp147,2 triliun atau sekitar 98,6 persen dari target tahunan. Angka ini menjadi acuan kuat bahwa penyaluran bansos 2026 tetap menjadi prioritas pemerintah.
Aturan Baru Penerima PKH dan BPNT 2026
Memasuki tahun 2026, pemerintah mulai menerapkan kebijakan pembatasan durasi penerimaan bansos untuk kategori penerima reguler seperti PKH dan BPNT. KPM yang telah menerima bantuan selama lima tahun berturut-turut akan dievaluasi secara ketat.
Apabila hasil evaluasi menunjukkan kondisi ekonomi keluarga sudah membaik, maka status kepesertaan dapat dihentikan agar bantuan dialihkan kepada keluarga lain yang lebih membutuhkan. Namun, aturan ini tidak berlaku bagi lansia dan penyandang disabilitas berat, yang tetap mendapatkan perlindungan sosial jangka panjang.
Cara Cek Saldo Bansos PKH dan BPNT 2026 via Website
Penerima bansos dapat mengecek status dan saldo bantuan secara mandiri melalui situs resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
- Akses laman cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai domisili: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai e-KTP
- Ketik kode verifikasi (captcha)
- Klik tombol Cari Data
Sistem akan menampilkan informasi status penerima, jenis bansos yang diterima (PKH, BPNT, atau PBI-JKN), serta periode pencairan bantuan.
Cara Cek Bansos PKH BPNT Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain website, Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi Cek Bansos yang bisa diunduh melalui Play Store atau App Store. Berikut caranya:
- Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos
- Setelah Aplikasi berhasil di unduh, login menggunakan akun terdaftar atau lakukan registrasi terlebih dahulu
- Pilih menu Cek Bansos
- Isi data wilayah dan nama penerima sesuai KTP
- Masukkan kode verifikasi
- Klik Cari Data dan tunggu hasil pencarian
Aplikasi ini memudahkan penerima untuk memantau status bansos secara berkala tanpa harus datang ke kantor dinas sosial.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026
Dalam satu tahun, bansos PKH dan BPNT dicairkan sebanyak empat tahap, yaitu:
- Tahap 1: Januari–Maret
- Tahap 2: April–Juni
- Tahap 3: Juli–September
- Tahap 4: Oktober–Desember
Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara atau kantor pos, dengan waktu pencairan yang bisa berbeda di setiap daerah. Karena tidak ada tanggal pasti, penerima disarankan rutin melakukan pengecekan saldo bansos.
Dengan kemudahan layanan digital dari Kemensos, cek saldo bansos PKH dan BPNT 2026 kini bisa dilakukan dengan cepat dan praktis. Pastikan data kependudukan dan DTSEN selalu diperbarui agar status penerima tidak terkendala. Semoga informasi ini membantu kamu memantau bantuan sosial secara lebih akurat.
Sumber: https://www.detik.com/sumbagsel/budaya/d-8325403/cara-cek-saldo-bansos-pkh-bpnt-online-2026-pastikan-nama-penerima-nominalnya




