Pemerintah Indonesia resmi menghentikan program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) pada tahun ini.
Program ini sebelumnya aktif dan dinantikan banyak masyarakat karena memberikan bantuan dana langsung kepada keluarga berpendapatan rendah.
Menurut pemerintah, BLT Kesra telah selesai sesuai kebijakan awal yang dirancang hanya sebagai program sementara dan berakhir pada akhir tahun sebelumnya.
Keputusan penghentian ini berarti BLT Kesra yang senilai Rp900.000. tidak lagi disalurkan di tahun 2026.
Pemerintah menegaskan bahwa fokus bantuan sosial kini dilanjutkan melalui program lain yang dinilai lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Mengapa BLT Kesra Dihentikan?
Dilansir dari laman radarsemarang.jawapos.com, menurut penjelasan pemerintah, BLT Kesra dirancang sebagai bantuan tunai sementara untuk membantu daya beli masyarakat dalam periode tertentu.
Program ini telah berakhir pada Desember 2025, dan kebijakan tahun ini tidak mencantumkan BLT Kesra dalam daftar bantuan sosial yang akan disalurkan.
Pemerintah mendorong penggunaan data terbaru melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar utama penentuan penerima bantuan sosial di tahun 2026.
Dengan demikian, program bansos diarahkan untuk lebih tepat sasaran dan berfokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga, bukan hanya bantuan tunai sementara.
Program Bansos Pengganti yang Siap Cair di 2026
Meskipun BLT Kesra dihentikan, pemerintah memastikan masih ada beberapa program bantuan sosial lain yang akan tetap disalurkan ke masyarakat kurang mampu.
Program-program berikut ini menjadi fokus utama sebagai pengganti bantuan sosial:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program ini memberikan dukungan tunai bersyarat kepada keluarga kurang mampu, terutama yang memiliki anggota keluarga seperti ibu hamil, balita, orang tua lanjut usia, penyandang disabilitas, dan siswa.
Bantuan ini dirancang untuk membantu kebutuhan dasar keluarga dan mendukung pendidikan serta kesehatan.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT membantu keluarga penerima memenuhi kebutuhan pangan melalui saldo elektronik yang dapat digunakan di e-warong resmi.
Program ini bertujuan agar keluarga bisa membeli bahan pokok berkualitas dengan fleksibilitas sesuai kebutuhan rumah tangga.
Program Indonesia Pintar (PIP)
Program ini memberikan dukungan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bersekolah dan menerima pendidikan layak.
Bantuan PIP membantu biaya sekolah, perlengkapan pendidikan, serta dukungan lain yang berkaitan dengan proses belajar.
PBI JKN BPJS Kesehatan
Program ini menjamin pelayanan kesehatan gratis bagi keluarga kurang mampu melalui iuran BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah.
Dengan demikian, masyarakat mendapatkan layanan kesehatan tanpa perlu membayar iuran sendiri.
Dengan beralih dari BLT Kesra ke program bansos lain seperti PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN, pemerintah ingin memastikan bantuan yang disalurkan bisa memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Program-program ini dirancang untuk mendukung kebutuhan dasar keluarga serta mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.
Sumber referensi :
https://radarsemarang.jawapos.com/berita/727012822/bansos-2026-fokus-desil-15-blt-kesra-rp900-ribu-resmi-dihentikan-mulai-2026-ini-5-kriteria-kpm-yang-pasti-dicoret?




