Banyak warga yang bertanya kenapa mereka tidak menerima bantuan sosial dari pemerintah meskipun merasa layak.
Salah satu faktor utama yang menentukan kelayakan adalah posisi desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Masyarakat perlu memahami desil, dengan begitu masyarakat akan mengetahui apakah mereka berpeluang mendapatkan bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Desil adalah sistem yang digunakan pemerintah untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan mereka.
Keluarga yang berada di tingkat desil lebih rendah cenderung lebih berpeluang menerima bantuan sosial karena dinilai lebih membutuhkan.
Sedangkan mereka yang berada di desil lebih tinggi biasanya tidak diprioritaskan sebagai penerima bantuan.
Apa Itu Desil dan Mengapa Penting?
Dilansir dari laman wonokerto-wonosobo.go.id, Desil pada dasarnya adalah angka yang menunjukkan tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan data sosial ekonomi yang dikumpulkan pemerintah.
Masyarakat dibagi menjadi sepuluh kelompok dari yang paling membutuhkan hingga yang paling sejahtera. Dalam sistem ini:
- Kelompok desil dengan angka lebih kecil menunjukkan kondisi ekonomi yang lebih rendah.
- Kelompok desil dengan angka lebih besar menunjukkan kondisi ekonomi yang lebih baik.
Dilansir dari laman detik.com, hanya keluarga yang termasuk pada desil tertentu yang berkesempatan menerima bantuan sosial utama seperti PKH dan BPNT.
Jika sebuah keluarga berada di desil yang lebih tinggi, kemungkinan besar tidak akan menerima bantuan utama tersebut.
Desil yang Tidak Mendapat Bansos
Secara umum, pemerintah memprioritaskan bantuan untuk keluarga yang tercatat pada desil satu hingga desil lima.
- Kelompok desil satu sampai empat biasanya diprioritaskan untuk bantuan sosial utama seperti PKH dan BPNT.
- Kelompok desil yang lebih tinggi dari lima biasanya tidak diprioritaskan menerima bantuan utama, meskipun masih bisa mendapatkan program lain tergantung kebijakan setempat.
Itu berarti jika sebuah keluarga termasuk desil enam hingga desil sepuluh, besar kemungkinan mereka tidak menerima bantuan sosial PKH atau BPNT karena pemerintah menilai kondisi ekonomi mereka sudah lebih baik dibandingkan kelompok yang lebih membutuhkan.
Cara Cek Desil Kamu Secara Online Resmi
Agar tidak bingung kenapa bantuan sosial tidak diterima, setiap warga berhak memeriksa status desil mereka sendiri.
Pemerintah menyediakan layanan resmi yang mudah diakses dari rumah.
Berikut langkah langkahnya:
- Buka situs resmi cek bansos
Gunakan browser di ponsel atau komputer dan kunjungi alamat cekbansos.kemensos.go.id. Ini adalah portal resmi dari Kementerian Sosial yang menampilkan data desil dan status bantuan yang tercatat dalam DTSEN. - Isi data wilayah dengan benar
Pilih provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, serta desa atau kelurahan sesuai dengan data di KTP. Pastikan semuanya sesuai agar hasil yang muncul akurat. - Masukkan nama lengkap seperti di KTP
Tulis nama lengkap sesuai yang tercantum di Kartu Tanda Penduduk. Ini membantu sistem menemukan data Anda dalam basis data. - Klik tombol cari data
Setelah semua kolom terisi, tekan tombol untuk mencari data. Sistem akan menampilkan apakah Anda tercatat dalam data sosial ekonomi serta kategori desil yang berlaku. Jika desil Anda tinggi, kemungkinan tidak muncul sebagai penerima bantuan sosial utama. - Cara Cek Desil Lewat Aplikasi Resmi
Selain lewat situs web, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi resmi bernama Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store dan App Store: - Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos
Cari aplikasi di play store atau Apps store lalu jalankan. - Daftar atau masuk ke akun
Jika belum punya akun, buat akun baru dengan data KTP dan KK. Setelah akun aktif, masuk ke menu Profil atau Cek Bansos. - Lihat status desil di menu profil
Di bagian profil akan muncul informasi tentang peringkat kesejahteraan keluarga yang menunjukkan tingkatan desil Anda dalam DTSEN.
Solusi Jika Tidak Terdaftar
Jika setelah pengecekan ternyata desil Anda tergolong tinggi dan tidak menerima bantuan, Anda masih bisa:
- Mengunjungi kantor desa atau kelurahan setempat untuk menanyakan rincian data dan meminta pembaruan jika memang membutuhkan bantuan sosial.
- Mengajukan pembaruan data melalui aplikasi resmi dengan dukungan dokumen pendukung jika kondisi sosial ekonomi Anda memang layak tetapi belum tercatat dengan benar.
Sumber referensi :
- https://www.wonokerto-wonosobo.go.id/artikel/2025/10/14/mengenal-apa-itu-desil-bansos-dan-cara-mengeceknya?
- https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8216186/cek-desil-bansos-kemensos-peringkat-kesejahteran-bantuan-yang-diterima?




