Menunggu Bansos Januari 2026? Cek Jadwal dan Nominalnya di Sini. Penyaluran bantuan sosial (bansos) di seluruh Indonesia dilakukan secara bertahap. Kapan jadwal pencairan bansos Sumsel untuk bulan Januari 2026?
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memperkenalkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi masyarakat yang kurang mampu. Bantuan ini disalurkan kepada yang tercantum dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Berikut adalah informasi mengenai jadwal pencairan bansos untuk bulan Januari 2026, lengkap dengan jumlah bantuan dan cara memeriksa nama penerima yang dilansir oleh detik.com.
Harap catat tanggalnya dan perhatikan langkah-langkahnya.
Jadwal Pencairan Bansos Januari 2026
Mengacu pada jadwal tahun sebelumnya, pemerintah mengatur bahwa pencairan dana bantuan dilakukan setiap empat tahun sekali per triwulan.
Oleh karena itu, penyaluran bansos di bulan Januari adalah bagian dari tahap pertama tahun 2026 yang mencakup periode Januari, Februari, dan Maret.
Pemerintah tidak menetapkan tanggal tertentu untuk pencairan bansos, sehingga penerima perlu memeriksa secara rutin.
Berikut adalah jadwal rincian pencairan bansos 2026:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret
- Tahap 2: April, Mei, Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, September
- Tahap 4: Oktober, November, Desember
Proses pencairan bantuan biasanya dilakukan secara bertahap, yang bisa terjadi pada minggu pertama, kedua, hingga keempat. Penerima hanya perlu memeriksa secara terus menerus agar dapat mengetahui kapan uang bantuan telah masuk ke rekening.
Nominal Bansos Januari 2026
Jumlah bansos yang diterima pada setiap pencairan berbeda-beda. Untuk bansos PKH, dibedakan menjadi delapan kategori penerima dengan jumlah dana yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Berikut adalah rincian nominal bantuan PKH:
- Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
- Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)
Berbeda dengan PKH, jumlah BPNT tidak ditentukan berdasarkan kategori. Setiap penerima akan menerima uang tunai sebesar Rp 200.000 setiap bulan dan penyaluran dilakukan setiap tiga bulan.
Dalam setiap pencairan, penerima BPNT akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu/tahap. Dana bantuan akan langsung dikirim ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dan dapat dicairkan melalui bank Himbara.
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos
Ada dua cara untuk memeriksa nama penerima secara online, yaitu melalui situs resmi dan aplikasi Cek Bansos. Data yang dibutuhkan adalah nomor NIK 16 digit dan identitas sesuai KTP.
Berikut adalah langkah-langkah untuk memeriksa nama penerima bansos menggunakan NIK KTP secara online:
Cek Melalui Situs Cek Bansos
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
- Isi kolom provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP
- Isi huruf kode yang tertera
- Klik “Cari Data”
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store
- Buka aplikasi dan klik “Buat Akun”
- Isi data diri seperti nama, nomor NIK, alamat, email, dan password.
- Lampirkan foto diri dan foto KTP
- Klik “Buat Akun Baru”
- Jika tidak ada kesalahan data, akun akan dibuat secara otomatis.
- Jika diminta verifikasi email, periksa kotak masuk email untuk menyelesaikan proses tersebut.
- Buka “Profil” untuk melihat kondisi penerima bantuan sosial.
Itulah penjabaran tentang waktu penyaluran bantuan sosial di Sumsel beserta jumlah dan cara memeriksa penerima.
Sumber : detik.com




