Update Terbaru Pencairan Dana Bansos BPNT Tahap 2 Tahun 2025!
Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)! Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 tahun 2025. Pencairan ini dimulai secara bertahap sejak 28 Mei 2025 dan masih berlangsung hingga akhir Juni hingga awal Juli 2025.
BPNT Tahap 2: Cair Mulai 13 Juni 2025
Berdasarkan informasi terbaru, pada Jumat, 13 Juni 2025, sejumlah KPM yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri telah menerima saldo BPNT sebesar Rp600.000. Bantuan ini merupakan akumulasi untuk periode April, Mei, dan Juni 2025.
Sejumlah penerima dari wilayah seperti Bogor dan Garut mengonfirmasi bahwa saldo bantuan telah masuk ke rekening mereka.
Bank Penyalur dan Jadwal Pencairan
Pencairan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Berikut jadwal penyaluran BPNT tahap 2 berdasarkan bank:
-
12 Juni 2025: Bank BSI memulai pencairan di wilayah Aceh.
-
13 Juni 2025: Bank Mandiri menyusul melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
-
BRI dan BNI: Belum mulai mencairkan, namun diperkirakan akan menyusul dalam waktu dekat.
Pengecekan saldo dapat dilakukan melalui:
-
Mesin ATM
-
Agen BRILink / e-Warong
-
Aplikasi mobile banking: Livin’ Mandiri, BRIMO, BSI Mobile, Wonder BNI
Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2025
Penyaluran bansos dilakukan per triwulan, dengan rincian:
-
Tahap 1: Januari–Maret 2025 ✅ (sudah selesai)
-
Tahap 2: April–Juni 2025 ⏳ (sedang berlangsung)
-
Tahap 3: Juli–September 2025
-
Tahap 4: Oktober–Desember 2025
Besaran Bantuan BPNT Tahap 2
-
Rp200.000/bulan, disalurkan untuk 3 bulan sekaligus = Rp600.000 per KPM
-
Dana digunakan untuk membeli bahan pangan pokok
Cara Cek Penerima BPNT via HP
Untuk mengecek apakah Anda termasuk penerima BPNT tahap 2, lakukan langkah berikut:
-
Melalui Website:
- Buka: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap
- Masukkan kode captcha
- Klik Cari Data
-
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh di Google Play Store
- Registrasi menggunakan NIK dan email
- Verifikasi dan login
- Cek menu Profil untuk melihat status penerimaan bantuan
Mengapa Ada KPM yang Belum Terima?
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2025, baru 60-70% bantuan yang berhasil disalurkan. Penyebab utama keterlambatan adalah proses verifikasi data berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Kita ingin penyaluran bansos lebih tepat sasaran dan akurat. Karena itu, verifikasi melalui BPS dan BPKP sangat penting,” ujar Gus Ipul.
Kemensos telah menyaring lebih dari 20 juta calon penerima, dan hanya 16,5 juta KPM yang dinyatakan valid untuk menerima bantuan tahap ini, dengan total anggaran mencapai Rp10 triliun.
Tips Agar Bantuan Tidak Hangus
-
Rutin cek status bantuan di aplikasi atau website Kemensos
-
Segera perbarui data KTP, KK, dan alamat jika berubah
-
Jangan abaikan undangan pencairan dari PT Pos Indonesia
-
Pastikan nomor HP aktif dan tidak diganti sembarangan
Siapa Saja yang Berhak?
BPNT diberikan hanya kepada warga dengan status ekonomi desil 1 hingga desil 4 sesuai hasil verifikasi DTSEN. KPM nonaktif dari tahap sebelumnya telah digantikan dengan penerima baru yang lebih layak.
Kesimpulan
Penyaluran BPNT Tahap 2 Tahun 2025 kini sedang berlangsung dan ditargetkan selesai pada akhir Juni. Jika saldo belum masuk, KPM diminta bersabar karena pencairan dilakukan secara bertahap. Pastikan data Anda sudah terdaftar di DTSEN, dan selalu pantau informasi resmi dari Kemensos atau pendamping sosial setempat.
Cek sekarang juga di cekbansos.kemensos.go.id dan pastikan Anda termasuk penerima BPNT tahap 2!

Komentar