Pemerintah kembali lagi menyaluran bansos pada program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau yang sering disebut dengan bansos sembako. Penyaluran ini diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tentunya terdaftar dalam data DTSEN.
Dilansir dari laman Kompas.com, besaran bantuan yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp. 200.000 per bulan, jika disalurkan dalam 3 bulan sekali, maka KPM akan menerima sebesar Rp. 600.000.
Cek Online via Situs Resmi
Pengecekan status penerima BPNT dapat dilakukan dengan mengujungi situs resmi milik kemensos, cara ini merupakan cara yang paling mudah untuk dilakukan oleh masyarakat, dan tentunya juga praktis karena hanya menggunakan hp saja.
Adapun tata cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam melakukan pengecekan bantuan sosial BPNT sebagai berikut :
- Buka situs resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah penerima manfaat secara lengkap (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan).
- Masukkan nama sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar. Jika sulit dibaca, tekan ikon refresh berwarna biru untuk menggantinya.
- Setelah semua data benar, klik tombol “Cari Data.”
Setelah di klik pada tombol cari data, maka sistem akan menampilan kan pada layar
- Nama penerima
- Usia
- Jenis bantuan (BPNT)
- Status penerima (YA/TIDAK)
- Periode bantuan, misalnya JAN–MAR 2026
Jika nantinya status menunjukan “YA” maka bantuan telah disetujui oleh pemerintah dan tahap selanjutnya adalah mennunggu jadwal pencairan yang akan dilakukan.
Cek Melalui Aplikasi
Pengecekan status penerima BPNT juga dapat dilakukan melalui aplikasi “Cek Bansos”, aplikasi ini tentunya merupakan aplikasi resmi milik pemerintah.
Adapun cara pengecekan status penerima melalui aplikasi “Cek Bansos” sebagai berikut :
- Unduh aplikasi Cek Bansos di ponsel, dapat melalui Play Store maupun App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”.
- Isi data tempat tinggal secara lengkap, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Jawab pertanyaan verifikasi berupa soal matematika sederhana.
- Klik tombol “Cari Data.”
- Jika terdaftar, akan muncul nama penerima beserta jenis bansos (PKH, BPNT, BLT Kesra, atau lainnya) dan periode pencairannya. Jika tidak, akan muncul notifikasi “Tidak Terdapat Peserta/PM.”
Cara Daftar Bansos 2026
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya terkait dengan sistem penerimaan bansos yang disalurkan oleh masyarakat. Dan banya juga yang merasa dirinya telah memenuhi persyaratan penerimaan bansos tetapi tidak mendapatkan bansos.
Bagi masyarakat yang merasa memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan sosial namun belum tercatat dalam daftar penerima, pemerintah menyediakan beberapa jalur pendaftaran yang dapat dimanfaatkan.
- Masyarakat dapat mengajukan usulan secara mandiri melalui Aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial dengan memilih menu usulan atau sanggah dan melengkapi data yang diminta.
- Pendaftaran juga dapat dilakukan melalui pendataan di tingkat lingkungan, yaitu dengan melapor kepada ketua RT atau RW setempat, kemudian dilanjutkan ke pihak kelurahan untuk diverifikasi.
Selain itu, masyarakat juga dapat meminta bantuan melalui pendamping sosial di wilayah masing-masing yang bertugas mendampingi dan membantu proses pengusulan agar data calon penerima bansos dapat masuk ke dalam sistem resmi pemerintah.
Kesimpulan
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Rp. 600.000 kembali lagi disalurkan pemerintah kepada masyarakat, tentunya tidak semua masyarakat mendapatkan bantuan tersebut. Untuk memastikan mendapatkan bantuan tersebut, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara online.
Pengecekan secara online dilakukan dengan dua cara, pertama dengan cara menggunakan aplikasi “Cek Bansos” dan yang kedua dengan cara melakukan pengecekan dengan mengunjungi https://cekbansos.kemensos.go.id, gunakan NIK KTP dalam melakukan pengecekan.
sumber : https://money.kompas.com/read/2026/01/09/142846426/cara-cek-bpnt-2026-rp-600000-ini-link-resmi-dan-panduannya?page=all




