Memasuki Januari 2026, masih banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mempertanyakan kelanjutan pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 tahun 2025.
Bantuan yang seharusnya mencakup periode Oktober–Desember 2025 ini belum sepenuhnya masuk ke rekening penerima, meski tahun anggaran telah berganti.
Situasi ini memicu kekhawatiran di kalangan KPM, terutama karena pemerintah mulai menyiapkan penyaluran bansos tahap awal 2026. Lalu, bagaimana sebenarnya status BPNT Tahap 4 saat ini dan apakah dana masih berpeluang cair?
Kondisi Penyaluran BPNT Tahap 4 di Awal 2026
BPNT Tahap 4 merupakan bantuan lanjutan yang ditunggu banyak keluarga karena nilainya cukup signifikan. Namun hingga awal Januari 2026, penyaluran bantuan ini masih belum merata di berbagai daerah.
Banyak penerima, baik BPNT murni maupun yang terintegrasi dengan Program Keluarga Harapan (PKH), melaporkan saldo belum masuk. Meski begitu, bantuan ini belum dinyatakan hangus secara sistem.
Status BPNT Tahap 4 di Sistem SIKS-NG
Untuk mengetahui perkembangan bantuan, status BPNT dapat dilihat melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.
Berdasarkan pemantauan, mayoritas KPM masih tercatat dengan status “Berhasil Cek Rekening”.
Arti Status “Berhasil Cek Rekening”
Status ini menandakan bahwa:
- Data penerima masih aktif dan valid
- Nomor rekening dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sudah terverifikasi
- Nominal bantuan belum ditetapkan
Dengan kata lain, bantuan belum masuk tahap pencairan, tetapi juga belum dibatalkan.
Tahapan Sebelum Dana Dicairkan
Agar dana BPNT bisa masuk rekening, status di SIKS-NG harus melalui beberapa tahap lanjutan, seperti:
- Penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM)
- Masuk ke tahap Standing Instruction (SI)
- Dana disalurkan ke rekening KPM melalui bank penyalur
Selama proses ini belum selesai, saldo belum bisa dicairkan.
Apakah BPNT Tahap 4 Masih Bisa Cair di 2026?
Meski terjadi keterlambatan, peluang pencairan BPNT Tahap 4 di 2026 masih terbuka. Selama status bantuan di SIKS-NG belum berubah menjadi gagal atau dibatalkan, dana masih berada dalam jalur proses.
Status “Berhasil Cek Rekening” menunjukkan data KPM masih diakui sistem dan hanya menunggu kebijakan teknis serta kesiapan anggaran dari pemerintah pusat.
Contoh Pencairan di Beberapa Daerah
Di lapangan, terdapat laporan pencairan BPNT Tahap 4 di sejumlah wilayah meski belum merata.
Beberapa KPM di wilayah Aceh, misalnya, dilaporkan telah menerima saldo bantuan sekitar Rp600.000 melalui bank penyalur.
Namun di daerah lain, jumlah penerima yang sudah masuk tahap Standing Instruction masih terbatas dibanding total KPM yang terdaftar dalam satu kecamatan.
Hal ini menunjukkan bahwa penyaluran masih berlangsung secara bertahap dan tidak serentak.
Penyebab BPNT Tahap 4 Belum Cair
Lambatnya pencairan BPNT Tahap 4 diperkirakan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:
- Penyesuaian anggaran akhir tahun, termasuk prioritas belanja negara untuk kebutuhan mendesak
- Proses administrasi perbankan, terutama terkait distribusi dan aktivasi KKS
- Kartu belum aktif, meski sudah diterima secara fisik oleh KPM
Jika KKS belum diaktivasi oleh pihak bank, maka proses pencairan otomatis tertahan di sistem.
Penutup
Meski BPNT Tahap 4 tahun 2025 belum sepenuhnya cair hingga Januari 2026, bantuan ini belum dinyatakan gagal. Status di SIKS-NG menunjukkan proses masih berjalan dan peluang dana masuk rekening KPM tetap ada.
Bagi kamu yang masih menunggu, sebaiknya rutin memantau status bantuan, memastikan KKS sudah aktif, serta berkoordinasi dengan pendamping sosial atau aparat desa.
Dengan begitu, kamu bisa segera mengetahui perkembangan terbaru tanpa ketinggalan informasi penting.



