Bantuan sosial (bansos) untuk ibu hamil dan balita tahun 2026 menjadi salah satu program pemerintah yang paling banyak dicari masyarakat. Banyak yang bertanya, apakah bansos ini masuk ke PKH atau program lain, dan apakah dana sudah cair tahun ini, berikut penjelasannya.
Bansos Ibu Hamil dan Balita Masuk Program PKH
Dilansir dari kemensos.go.id, PKH (Program Keluarga Harapan) adalah bantuan sosial tunai bersyarat dari pemerintah pusat yang ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan. Dalam PKH, ibu hamil dan balita termasuk ke dalam komponen kesehatan.
Komponen PKH yang Terkait:
- Ibu hamil → Komponen kesehatan PKH
- Balita usia 0–6 tahun → Komponen balita PKH
Syarat Menerima Bansos PKH Ibu Hamil dan Balita
Agar bisa menerima bansos PKH 2026, penerima harus memenuhi syarat berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki NIK dan KK yang valid
- Terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)
- Termasuk keluarga miskin atau rentan miskin
- Untuk ibu hamil: rutin memeriksakan kehamilan
- Untuk balita: rutin ke posyandu dan imunisasi
Status Pencairan Bansos PKH 2026
Berikut Status Pencairan Bansos PKH 2026
Sudah Mulai Dicairkan
Dilansir dari lombokpos.jawapos.com PKH sudah mulai dicairan dengan rincian sebagai berikut:
- Tahap 1 PKH 2026 (periode Januari–Maret) sudah mulai dicairkan sejak pertengahan Januari 2026.
- Pencairan mencakup semua komponen PKH termasuk ibu hamil dan balita.
Pencairan Bersifat Bertahap
- Tidak semua wilayah menerima bansos secara serentak.
- Beberapa KPM sudah menerima dana di rekening KKS, sementara yang lain masih dalam proses validasi.
Alasan Belum Cair
- Data penerima masih diverifikasi oleh Kemensos atau pendamping sosial.
- Proses bank/agen penyalur belum selesai untuk wilayah tertentu.
- Status di sistem belum tercatat “Sudah Proses Bank”.
Cara Cek Status Pencairan Secara Resmi
Berikut cara cek status pencairan secara resmi:
Cek saldo KKS melalui ATM atau agen bank
Setiap penerima PKH mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), yang berfungsi seperti kartu debit untuk mencairkan bansos.
Langkahnya:
- Bawa KKS ke ATM bank penyalur (misal BRI, BNI, BTN, atau Mandiri, tergantung daerah).
- Masukkan PIN KKS.
- Pilih menu Cek Saldo atau Informasi Rekening.
- Jika dana sudah masuk, akan terlihat jumlah bansos yang diterima.
- Bisa juga dicairkan langsung melalui ATM atau agen bank yang melayani penarikan tunai.
Jika saldo masih 0, berarti dana belum dicairkan untuk tahap saat ini atau sedang diproses oleh bank.
Cek online melalui portal resmi Kemensos
Kemensos menyediakan portal resmi untuk mengecek status pencairan bansos secara digital, tanpa harus ke bank.
Langkahnya:
- Buka situs: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan sesuai KTP.
- Masukkan Nama Lengkap dan NIK (Nomor Induk Kependudukan).
- Masukkan kode verifikasi atau captcha yang muncul.
- Klik Cari Data / Submit.
Hasilnya akan menampilkan status bantuan:
- Apakah terdaftar sebagai penerima PKH
- Komponen bansos yang diterima (ibu hamil, balita, anak sekolah, dsb.)
- Tahap pencairan yang sudah atau belum diterima
Kesimpulan
Bansos untuk ibu hamil dan balita tahun 2026 masuk ke Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai komponen kesehatan. Pencairan tahap pertama sudah dimulai sejak awal tahun, namun bersifat bertahap, sehingga tidak semua penerima menerima dana secara bersamaan.
Penerima dapat mengecek status pencairan melalui saldo KKS di ATM/agen bank, portal resmi Kemensos, atau melalui pendamping sosial/kantor desa. Jika belum cair, kemungkinan sedang dalam proses verifikasi atau penyaluran.
Sumber:
- https://kemensos.go.id/
- https://lombokpost.jawapos.com/




