Memasuki pertengahan Januari 2026, pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) susulan yang masih menjadi hak Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan yang dimaksud adalah BPNT Tahap 4, yaitu alokasi untuk bulan-bulan terakhir tahun anggaran 2025 yang belum sempat dicairkan di akhir tahun lalu.
Per 16 Januari 2026, saldo bantuan dilaporkan mulai masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di sejumlah daerah. Kabar ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini masih menunggu pencairan bansos pangan.
BPNT Susulan Rp600 Ribu Mulai Dicairkan
BPNT susulan diberikan dalam bentuk rapelan tiga bulan sekaligus dengan total nominal Rp600.000. Dana tersebut disalurkan satu kali transfer, bukan per bulan seperti skema reguler.
Apa Itu BPNT Susulan?
BPNT susulan merupakan bantuan lanjutan yang disalurkan setelah evaluasi akhir tahun. Bantuan ini tetap bertujuan untuk membantu KPM memenuhi kebutuhan pangan pokok, seperti beras, telur, tahu, tempe, dan bahan pangan bergizi lainnya melalui agen resmi atau e-warong.
Mengapa Cair di Januari 2026?
Meski tahun anggaran telah berganti, pencairan BPNT susulan dilakukan karena adanya penyesuaian data dan proses administrasi di akhir 2025. Pemerintah memastikan hak KPM tetap dibayarkan meskipun masuk tahun berikutnya.
Proses Penyaluran BPNT oleh Bank Himbara
Pencairan BPNT susulan dilakukan secara bertahap, tidak serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Bank Penyalur BPNT
Penyaluran dilakukan oleh bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara, yaitu:
- Bank BNI
- Bank BRI
- Bank Mandiri
- Bank Syariah Indonesia
Mayoritas laporan awal pencairan berasal dari KPM pemegang KKS BNI, meskipun bank lain juga mulai menyalurkan secara bertahap.
Daerah yang Sudah Mencairkan
Beberapa wilayah yang telah melaporkan saldo masuk antara lain Indramayu, Bekasi, serta sejumlah daerah di Jawa Timur. Daerah lain diperkirakan menyusul sesuai kesiapan sistem dan data lokal.
Jika Saldo BPNT Belum Masuk, Ini yang Perlu Kamu Lakukan
Bagi KPM yang hingga kini belum menerima saldo BPNT susulan, masyarakat diminta tetap tenang karena pencairan memang tidak dilakukan bersamaan.
Hal yang Perlu Diperhatikan KPM
- Tidak perlu bolak-balik mengecek ATM atau e-warong jika belum ada informasi resmi
- Pantau arahan dari pendamping sosial, RT/RW, atau Dinas Sosial setempat
KPM dengan status Standing Instruction (SI) di sistem SIKS-NG biasanya menjadi prioritas karena perintah transfer sudah diterbitkan
Waspadai Informasi Palsu
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses pencairan bansos gratis. Jika ada pihak yang meminta biaya dengan alasan mempercepat pencairan, dipastikan itu adalah penipuan. Pastikan kamu hanya mengikuti informasi dari sumber resmi.
Penutup
Pencairan bansos susulan BPNT Rp600.000 di Januari 2026 menjadi bukti komitmen pemerintah untuk menuntaskan penyaluran bantuan yang belum terealisasi di akhir tahun sebelumnya. Dengan sistem penyaluran bertahap melalui bank Himbara, KPM diimbau tetap memantau informasi resmi dan tidak mudah percaya kabar yang belum terverifikasi. Jika datamu valid, bantuan akan masuk sesuai giliran daerah masing-masing.
sumber: https://flores.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-2979938606/bansos-susulan-cair-pertengahan-januari-2026-saldo-bpnt-rp600-ribu-mulai-masuk-ke-kks?page=2




