Kabar baik untuk guru dan tenaga kependidikan (GTK) madrasah non-ASN. Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 sebesar Rp600.000 per orang.
Bantuan ini menyasar 211.992 GTK madrasah non-PNS sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap peran strategis pendidik di lingkungan madrasah.
Penyaluran BSU Kemenag Awal 2026
BSU yang dicairkan pada awal 2026 merupakan kelanjutan alokasi anggaran 2025 yang diperkuat melalui belanja tambahan.
Dilansir dari laman Kompas, proses penyaluran dimulai sejak akhir Desember 2025 dan berlanjut hingga Januari 2026, dengan skema langsung ke rekening penerima sesuai ketentuan.
Program ini ditujukan untuk menjaga kesejahteraan GTK non-ASN sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan madrasah di seluruh Indonesia.
Jumlah dan Kategori Penerima BSU
Penetapan penerima dilakukan berdasarkan data resmi Kemenag. Rinciannya sebagai berikut:
- Guru Madrasah Non-ASN: 186.148 orang
- Tenaga Kependidikan Madrasah Non-ASN: 25.844 orang
- Total Penerima: 211.992 orang
Setiap penerima memperoleh Rp600.000 satu kali penyaluran.
Cara Cek Penerima BSU Kemenag 2026
Bagi kamu yang ingin memastikan status penerima BSU, Kemenag menyediakan portal resmi untuk pengecekan mandiri secara daring. Prosesnya mudah dan bisa dilakukan kapan saja.
Portal Resmi untuk Pengecekan
Kamu bisa mengakses salah satu situs berikut:
- https://siagapendis.kemenag.go.id/
- https://emisgtk.kemenag.go.id/
- https://simpatika.kemenag.go.id/
Langkah Login dan Cek Status
Ikuti tahapan berikut agar pengecekan berjalan lancar:
- Pilih menu Login PTK pada portal yang kamu gunakan.
- Masukkan User ID (PegID/NPK/NUPTK) dan kata sandi yang terdaftar.
- Setelah masuk dashboard, cari menu “Bantuan” atau “Tunjangan”.
- Periksa notifikasi yang muncul pada akun.
Jika terdaftar, akan muncul pemberitahuan khusus terkait BSU Kemenag 2026.
Tanda Lolos Verifikasi
Penerima yang lolos verifikasi biasanya akan:
- Mendapatkan notifikasi resmi di dashboard akun
- Memiliki opsi mencetak dokumen persyaratan pencairan langsung dari sistem
Dampak dan Harapan Program BSU
Pencairan BSU diharapkan memberi dampak nyata bagi GTK madrasah non-ASN, antara lain:
- Menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi pendidik
- Meningkatkan motivasi dan semangat pengabdian
- Mendukung keberlanjutan layanan pendidikan madrasah
BSU Kemenag 2026 sebesar Rp600.000 menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan GTK madrasah non-ASN.
Dengan memahami siapa penerimanya dan cara cek statusnya, kamu bisa memastikan hak bantuan diterima tepat waktu dan dimanfaatkan secara optimal.
sumber: https://www.kompas.tv/info-publik/644143/bsu-kemenag-2026-sebesar-rp600-000-cair-untuk-211-ribu-gtk-madrasah-ini-cara-cek-penerimanya




