Pencairan BLT Kesra masih terus berlangsung hingga Desember 2025, yang menimbulkan harapan sekaliigus pertanyaan bagi masyarakat.
Apakah di tahun 2026 nanti BLT Kesra masih terus berlanjut ?
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, kehadiran Bantuan Sosial Keluarga Sejahtera sebesar Rp900.000 tentu memberikan dampak yang sangat bagus bagi keluarga yang berpendapatan rendah.
Namun, kepastian mengenai keberlanjutan program Bansos hingga saat ini masih menjadi tanda tanya besar.
Sampai awal Desember 2025, masih belum ada pernyataan yang signifikan dari pemerintah tentang perpanjangan BLT Kesra di Tahun 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menegaskan bahwa belum ada keputusan yang diambil karena program ini dirancang sebagai stimulus di akhir tahun 2025.
Pernyataan inii menegaskan bahawa BLT Kesra memang diprogram sebagai kebijakanterhadap kondisi ekonomi kuartal keempat di 2025.
Program BLT Kesra secara resmi diluncurkan pertama kali pada 17 Oktober 2025 dengan target awal mencakup 35 juta keluarga.
Berbeda dengan bantuan sosial reguler Kemensos seperti Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non-Tunai(BPNT), BLT Kesra ini merupakan program bantuan tambahan yang bersifat temporer.
Meskipun belum ada kepastian yang resmi dari pemerintah, bebrapa indikator dapat dijadikan acuan sebagai proyeksi keberlanjutan program BLT Kesra, antara lain :
Faktor Pendukung Kelanjutan
Berikut faktor pendukung kelanjutan:
- Program ini berdampak positif terhadap daya beli masyarakat yang dibuktikan dengan testimoni penerima.
- Kesuksesan distribusi dengan tingkat ketepatan sasaran yang tinggi.
- Potensi realokasi anggaran jika kondisi fisikal 2026 memungkinkan.
- Tuntutan sosial dari masyarakat yang berharap program ini berlanjut.
Faktor Penghambat
Berikut faktor penghambatnya
- Sifat bantuan ini sebagai stimulus temporer, bukan program reguler.
- Ketergantungan pada kondisi fisikal dan prioritas angaran tahun berikutnya.
- Perlu adanya evaluasi yang menyeluruh terhadap efektivitas program sebelum diperpanjang.
- Kemungkinan realokasi fokus kepada program bantuan sosial reguler yang sudah pernah dilaksanakan.
Masyarakat harus bersikap realistis dan tidak perlu terlalu berharap tanpa adanya dasar yang kuat.
Apabila bantuan sosial ini belum berlanjut, maka masih ada beberapa bantuan sosial lainnya yang bisa didapat asal memenuhi persyaratan.
Keputusan diperpanjang atau tidaknya program BLT Kesra ini akan sangat bergantung kepada evaluasi pemerintah terhadap dampak ekonomi, kondisi anggaran negara, dan prioritas kebijakan di tahun 2026.




