Masih banyak warga yang menantikan pencairan bansos PKH Januari 2026, terbukti dari tingginya pencarian informasi mengenai kapan bansos PKH Januari 2026 cair.
Sebagai informasi Program Keluarga Harapan (PKH) dipastikan tetap berjalan pada 2026 dengan target mencapai sekitar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pemerintah juga menegaskan bahwa informasi soal penghentian PKH pada akhir 2025 tidak benar, meski status kepesertaan tiap KPM dapat berubah seiring pemutakhiran data rutin oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Apa Itu Bansos PKH?
Bansos PKH atau Program Keluarga Harapan adalah program bantuan sosial dari pemerintah Indonesia yang ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan agar dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
Program ini berada di bawah pengelolaan Kementerian Sosial (Kemensos) dan menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
PKH fokus memberikan bantuan tunai bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), terutama untuk sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga.
Dengan adanya PKH, keluarga miskin diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.
Syarat Pencairan PKH Januari 2026
Tidak semua KPM otomatis menerima PKH Januari 2026. Berdasarkan informasi dari Fahum UMSU, pencairan bantuan terbuka bagi keluarga yang masuk kelompok ekonomi desil 1 hingga 5, yakni dari kategori ekonomi terbawah hingga menengah bawah.
KPM yang sudah menerima bantuan lancar hingga tahap keempat periode Oktober–Desember 2025 biasanya memiliki data kepesertaan yang masih aktif. Kelompok prioritas tetap menjadi sasaran utama, antara lain:
- Lansia berusia 60 tahun ke atas
- Penyandang disabilitas berat
- Ibu hamil
Pemerintah juga memperhatikan kondisi ekonomi terbaru dan aturan graduasi lima tahun, terutama bagi KPM yang telah lama menerima bantuan.
Sementara itu, KPM baru yang terdaftar pada tahap ketiga atau keempat 2025 memiliki peluang besar untuk tetap menerima PKH Januari 2026.
Faktor penting lainnya adalah keakuratan data kependudukan, khususnya kesesuaian data KTP dan Kartu Keluarga (KK) dengan sistem Dukcapil.
Cara Cek Status Penerima PKH Januari 2026
Untuk memastikan apakah terdaftar sebagai penerima PKH Januari 2026, KPM dapat mengecek melalui dua kanal resmi:
1. Cek Bansos Lewat Aplikasi
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store
- Buka menu “Cek Bansos”
- Masukkan data sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap
- Verifikasi captcha dan klik “Cari Data”
- Jika terdaftar, aplikasi akan menampilkan status penerima dan periode pencairan PKH Januari 2026.
2. Lewat Website Resmi Kemensos
- Akses https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik “Cari Data” untuk melihat status penerimaan bansos
Besaran Dana Bansos PKH Januari 2026
Nominal PKH Januari 2026 diperkirakan masih sama seperti tahun 2025, dengan besaran berbeda sesuai kategori penerima:
- Ibu hamil: Rp 750.000
- Anak usia 0–6 tahun: Rp 750.000
- Siswa SD: Rp 225.000
- Siswa SMP: Rp 375.000
- Siswa SMA: Rp 500.000
- Lansia usia di atas 60 tahun: Rp 600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan melalui bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN) atau PT Pos Indonesia.
Imbauan Pemerintah untuk Penerima PKH
Pemerintah mengingatkan KPM agar:
- Rutin mengecek status bansos PKH Januari 2026
- Memastikan data kependudukan selalu valid dan terbaru
- Melaporkan perubahan kondisi ekonomi melalui desa atau kelurahan
- Menjalin koordinasi aktif dengan pendamping sosial
Dengan menjaga keakuratan data dan memenuhi indikator prioritas, peluang pencairan PKH Januari 2026 tetap terbuka bagi keluarga yang berhak.




