Program bantuan sosial masih menjadi penopang penting bagi keluarga rentan di awal 2026. Salah satu yang terus berjalan adalah Program Keluarga Harapan (PKH).
Jika kamu belum terdaftar atau ingin memastikan status bantuan, panduan ini merangkum alur pendaftaran, syarat, hingga jadwal pencairan PKH secara ringkas dan mudah dipahami.
PKH 2026 Masih Berlanjut, Ini Faktanya
PKH merupakan bantuan sosial bersyarat yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Bantuan diberikan kepada keluarga miskin dan rentan dengan kewajiban tertentu, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.
Isu penghentian PKH setelah 2025 dipastikan tidak benar. Pada 2026, program ini tetap berjalan dengan sasaran jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah.
Siapa yang Diprioritaskan Menerima PKH?
Tidak semua warga otomatis menerima PKH. Penentuan penerima mengacu pada data dan verifikasi berjenjang.
Kelompok Sasaran PKH
PKH memprioritaskan keluarga dengan komponen berikut:
- Ibu hamil dan anak usia dini
- Anak sekolah (SD, SMP, SMA)
- Lansia di atas 60 tahun
- Penyandang disabilitas
Kelayakan ditentukan melalui pemutakhiran data dan survei lapangan.
Alur Pendaftaran PKH 2026 Resmi
Bagi kamu yang belum terdaftar, pendaftaran PKH dilakukan tanpa biaya dan hanya melalui kanal resmi. Pastikan data diisi sesuai kondisi sebenarnya.
Persiapan Data Kependudukan
Sebelum mengajukan usulan, siapkan dan pastikan data berikut benar:
- NIK e-KTP aktif
- Nomor Kartu Keluarga
- Nama dan alamat domisili terkini
Data yang tidak sinkron dapat memperlambat verifikasi.
Ajukan Usulan Lewat Platform Kemensos
Pengajuan dilakukan melalui:
- Website: cekbansos.kemensos.go.id
- Aplikasi: Cek Bansos Kemensos (Android/iOS)
Langkah umumnya meliputi registrasi akun, pengisian kondisi sosial ekonomi, unggah dokumen (jika diminta), lalu kirim usulan.
Tahap Verifikasi Hingga Penetapan
Setelah usulan masuk, proses berlanjut ke:
- Verifikasi daerah oleh dinas sosial (klarifikasi & survei)
- Penetapan pusat oleh Kemensos
Kamu bisa memantau status pengajuan secara berkala di aplikasi atau website.
Jadwal dan Skema Pencairan PKH 2026
Penyaluran PKH 2026 dilakukan bertahap per triwulan. Tahap awal direncanakan berlangsung pada Januari–Maret 2026, dengan waktu pencairan menyesuaikan kesiapan daerah.
Mulai 2026, validasi data makin ketat karena mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Perkiraan Nominal Bantuan PKH
Besaran bantuan diperkirakan masih mengikuti skema sebelumnya (bervariasi per komponen), antara lain:
- Ibu hamil & anak usia dini
- Anak sekolah (SD/SMP/SMA)
- Lansia dan penyandang disabilitas
Dana disalurkan melalui bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN) atau PT Pos Indonesia.
Cara Cek Status PKH 2026 Paling Praktis
Agar tidak ketinggalan info pencairan, lakukan pengecekan rutin.
Cek Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Pilih menu Cek Bansos
- Isi data sesuai KTP, verifikasi captcha
- Klik Cari Data untuk melihat status dan periode bantuan
Cek Lewat Website Resmi
- Buka cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah & isi nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan captcha dan klik Cari Data
- Jika status “YA”, berarti bantuan disetujui dan menunggu/ sedang dicairkan sesuai jadwal wilayah.
Jika Belum Terdaftar, Apa yang Bisa Dilakukan?
Masih ada peluang untuk diusulkan dengan langkah berikut:
- Gunakan fitur usul/sanggah di aplikasi Cek Bansos
- Koordinasi melalui RT/RW dan kelurahan/desa
- Hubungi pendamping sosial setempat
- Pastikan data kependudukan valid dan mutakhir.
PKH 2026 tetap menjadi instrumen penting untuk melindungi keluarga rentan. Dengan memahami alur pendaftaran, syarat, dan cara cek status, kamu bisa meningkatkan peluang terdaftar dan menerima bantuan tepat waktu.
Pantau informasi resmi dan lakukan pengecekan berkala agar tidak terlewat pencairan.




