Bansos 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi keluarga yang ingin memastikan hak mereka sebagai penerima bantuan sosial tetap terpenuhi.
Program seperti PKH, BPNT, dan PIP masih berlanjut, namun agar tepat sasaran, pemerintah menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai acuan penerima.
Penting bagi masyarakat untuk cek verifikasi DTKS agar mengetahui apakah nama dan NIK mereka tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Tidak hanya itu, bagi yang merasa datanya belum sesuai atau belum terdaftar, pemerintah menyediakan mekanisme mengajukan sanggahan.
Dengan langkah-langkah ini, masyarakat bisa memastikan bantuan sosial diterima tepat waktu dan adil. Simak panduan lengkapnya agar Anda tidak ketinggalan informasi penting terkait pencairan bansos 2026 dan hak-hak keluarga Anda.
Mengapa Verifikasi DTKS Sangat Penting?
DTKS adalah database resmi yang berisi data keluarga miskin dan rentan. Database ini menjadi dasar pemerintah dalam menyalurkan berbagai jenis bansos, termasuk PKH, BPNT, dan PIP. Dengan memeriksa status di DTKS, Anda bisa memastikan beberapa hal penting:
- Status sebagai KPM: Apakah keluarga Anda tercatat sebagai penerima bantuan.
- Jenis bantuan yang diterima: Mengetahui apakah hak Anda PKH, BPNT, atau PIP.
- Kesempatan mengajukan sanggahan: Jika data belum akurat atau belum terdaftar, Anda dapat melaporkan agar diperbaiki.
Verifikasi ini sangat penting karena kesalahan data bisa membuat bantuan tertunda, bahkan hilang sama sekali. Banyak masyarakat yang merasa berhak tetapi belum tercatat di DTKS karena berbagai alasan, seperti perubahan alamat, dokumen belum terupdate, atau kesalahan input data.
2 Cara Mudah Cek Verifikasi DTKS
Agar lebih mudah, pemerintah menyediakan dua cara resmi dan praktis untuk mengecek status NIK Anda di DTKS:
1. Cek Online Melalui Website Resmi
Cara ini paling cepat dan praktis:
- Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK KTP dan Nomor KK.
- Sistem akan menampilkan status Anda, jenis bansos yang diterima, dan jadwal pencairan.
Metode online ini sangat efektif bagi mereka yang memiliki akses internet. Anda bisa memeriksa data kapan saja tanpa harus mendatangi kantor desa atau kelurahan.
2. Cek Langsung Di Kantor Desa/Kelurahan
Bagi masyarakat yang kesulitan mengakses internet, cek langsung ke kantor desa atau kelurahan juga bisa dilakukan:
- Datangi kantor desa/kelurahan setempat.
- Tunjukkan KTP dan KK kepada petugas.
- Petugas akan memverifikasi data Anda di DTKS dan memberikan informasi lengkap mengenai status penerimaan bantuan.
Metode ini juga memungkinkan Anda untuk langsung menanyakan langkah-langkah jika data tidak sesuai, sehingga proses perbaikan bisa dilakukan lebih cepat.
Cara Mengajukan Sanggahan DTKS
Jika setelah pengecekan Anda menemukan bahwa data belum sesuai atau belum tercatat, Anda tetap bisa mengajukan sanggahan. Berikut langkah-langkahnya:
- Siapkan dokumen pendukung seperti KTP, KK, atau bukti penghasilan.
- Ajukan sanggahan ke kantor desa/kelurahan setempat.
- Petugas akan memproses verifikasi ulang dan memperbarui data jika sesuai.
- Hasil verifikasi akan diinformasikan melalui kantor desa atau melalui sistem DTKS resmi.
Mekanisme sanggahan ini sangat penting agar tidak ada masyarakat yang kehilangan haknya akibat kesalahan administratif.
Tips Agar Proses Cek Dan Sanggah Lancar
Agar pengecekan dan pengajuan sanggahan berjalan lancar:
- Pastikan NIK dan KK sesuai dengan dokumen resmi.
- Lakukan pengecekan secara rutin agar tidak ketinggalan informasi terbaru.
- Ajukan sanggahan secepat mungkin jika menemukan kesalahan.
- Simpan bukti pengecekan atau bukti pengajuan sanggahan sebagai referensi bila ada kendala pencairan.
Kesimpulan
Mengecek verifikasi DTKS bansos 2026 sangat penting agar bantuan PKH, BPNT, dan PIP tepat sasaran. Dengan dua cara mudah online melalui website resmi atau langsung di kantor desa/kelurahan,Anda bisa memastikan keluarga tercatat sebagai penerima bantuan.




