PKH 2026: Syarat dan Besaran Bantuan Rp750 Ribu untuk Ibu Hamil Dan Anak Balita
Memasuki awal 2026, ada kabar menggembirakan bagi keluarga kurang mampu di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah resmi menyalurkan program bantuan sosial terbaru, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Program ini membawa sejumlah pembaruan penting, seperti perluasan cakupan penerima agar bantuan PKH 2026 lebih tepat sasaran, terutama untuk ibu hamil, anak balita, dan anak usia sekolah.
Perluasan Penerima Bantuan Pendidikan Bansos 2026
Salah satu pembaruan utama dalam Bansos 2026 adalah diperluasnya penerima bantuan di bidang pendidikan. Anak-anak berusia 6–21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun kini bisa memperoleh bantuan, termasuk peserta pendidikan nonformal seperti program Kejar Paket C.
Langkah ini ditujukan untuk menurunkan angka putus sekolah dan memastikan seluruh anak di Indonesia memiliki kesempatan pendidikan yang setara dan adil.
Aturan Baru Bantuan Kesehatan PKH 2026
Di sektor kesehatan, PKH 2026 menerapkan regulasi baru agar distribusi bantuan lebih merata. Ketentuannya antara lain:
- Ibu hamil: bantuan diberikan maksimal untuk kehamilan kedua.
- Balita usia 0–6 tahun: bantuan dibatasi untuk maksimal dua anak per Kartu Keluarga (KK).
Tujuan dari aturan ini adalah menjaga keadilan sekaligus keberlanjutan program PKH 2026.
Jumlah Bantuan PKH 2026 per Tahap Penyaluran
Bansos PKH 2026 diberikan setiap tiga bulan sekali dengan rincian nominal sebagai berikut:
- Ibu hamil dan anak balita: Rp750.000.
- Lansia dan penyandang disabilitas: Rp600.000.
- Siswa SMA: Rp500.000.
- Siswa SMP: Rp375.000.
- Siswa SD: Rp225.000.
Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima dan diberikan per tahap pencairan.
Pastikan Terdaftar di DTKS Agar Bantuan Cair
Agar Bansos PKH dan BPNT 2026 bisa diterima, penting untuk memastikan data kependudukan sudah tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Validasi data ini menjadi syarat utama agar proses pencairan bantuan berjalan lancar tanpa kendala.
Cara Mengecek Bansos 2026 untuk Ibu Hamil & Balita
Masyarakat dapat memeriksa status penerima Bansos 2026 melalui beberapa langkah:
1. Melalui Situs Resmi Kemensos:
- Kunjungi situs resmi: cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah sesuai KTP.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha dan klik Cari Data.
Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi jenis bantuan yang diterima beserta status pencairannya.
2. Cek Bansos 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui Play Store.
- Buat akun menggunakan NIK KTP dan KK.
- Login, lalu pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan data wilayah dan nama penerima untuk melihat status bantuan.
3. Cek Bansos 2026 Lewat Kantor Desa atau Kelurahan
Jika mengalami kesulitan akses online, Anda bisa langsung datang ke kantor desa atau kelurahan dengan membawa KTP dan KK. Petugas akan membantu memeriksa status pendaftaran Anda di DTKS dan memastikan apakah Anda terdaftar sebagai penerima Bansos PKH 2026.
Kesimpulan
Bansos 2026 hadir untuk memperluas jangkauan bantuan sosial di Indonesia. Program PKH dan BPNT menitikberatkan pada ibu hamil, anak balita, dan anak usia sekolah sebagai prioritas, dengan nominal bantuan hingga Rp750.000 per tahap.




