Ketahui Cara Cek PIP 2026 dan Besaran Bantuan Sesuai Kategori
Ketahui Cara Cek PIP 2026 dan Besaran Bantuan Sesuai Kategori. Cara memeriksa PIP 2026 sangat penting bagi orang tua dan siswa sehingga mereka tidak kehilangan kesempatan untuk menerima bantuan pendidikan dari pemerintah.
Program Indonesia Pintar (PIP) akan diteruskan pada tahun 2026 untuk memastikan anak-anak dari keluarga yang kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan hingga tingkat menengah.
Pemerintah mendorong masyarakat untuk secara teratur memeriksa PIP 2026 lewat situs resmi pip.kemendikdasmen.go.id, agar mereka dapat memantau status penerima dan jadwal pencairan sejak awal.
Menurut informasi dari situs Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikdasmen, jangkauan penerima PIP 2026 juga diperluas mencakup anak-anak yang berada di tingkat taman kanak-kanak (TK).
Perluasan sasaran ini adalah bagian dari Program Wajib Belajar 13 Tahun, yang merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Apa sebenarnya PIP 2026?
Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 adalah bantuan pendidikan dari pemerintah yang diciptakan untuk mengurangi angka putus sekolah, khususnya di kalangan warga yang kurang mampu.
Bantuan PIP berupa uang tunai yang langsung ditransfer ke rekening siswa untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, seperti perlengkapan sekolah serta keperluan belajar lainnya.
Semua penerima, baik yang sudah menerima sebelumnya maupun yang baru, dapat memeriksa PIP 2026 sendiri melalui situs pip.kemendikdasmen.go.id, yang kini menggantikan website cek pip kemdikbud.go.id 2025 yang terbaru.
Kelompok penerima PIP 2026 terdiri dari siswa yang masih bersekolah maupun yang melanjutkan pendidikan mereka.
Berikut adalah syarat untuk menjadi penerima PIP:
- Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP),
- anak-anak dari keluarga miskin atau berisiko miskin,
- penerima Program Keluarga Harapan (PKH),
- pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),
- anak yatim atau piatu, siswa yang terdampak bencana alam,
- PHK orang tua, atau yang tinggal di daerah konflik,
- anak yang putus sekolah yang kembali melanjutkan pendidikan,
- peserta pendidikan nonformal (Paket A, B, C, atau lembaga kursus),
- serta siswa madrasah dan pendidikan agama melalui program PIP Kemenag.
Jumlah bantuan PIP 2026
Berdasarkan jumlah bantuan tahun sebelumnya, dana PIP 2026 akan disalurkan sesuai dengan tingkat pendidikan sebagai berikut:
- TK Rp 450.000 per tahun
- SD/SDLB/Paket A Rp 450.000 per tahun dan Rp 225.000 untuk siswa baru serta siswa di kelas akhir
- SMP/SMPLB/Paket B Rp 750.000 per tahun dan Rp 375.000 untuk siswa baru serta siswa di kelas akhir
- SMA/SMK/SMALB/Paket C Rp 1.800.000 per tahun dan Rp 900.000 untuk siswa baru serta siswa di kelas akhir.
Jumlah ini juga berlaku bagi siswa madrasah yang menerima PIP dari Kementerian Agama.
Kapan PIP 2026 dicairkan?
Berdasarkan pola penyaluran dari tahun sebelumnya, pencairan PIP 2026 akan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu:
- Termin I (Februari–April 2026): prioritas untuk siswa kelas akhir dan penerima DTKS,
- Termin II (Mei–September 2026): pencairan lanjutan, dan
- Termin III (Oktober–Desember 2026): untuk siswa yang belum menerima di tahap sebelumnya.
Dana PIP akan disalurkan melalui beberapa bank yang ditunjuk, yaitu: BRI untuk jenjang SD dan SMP, BNI untuk jenjang SMA/SMK, dan BSI untuk semua jenjang pendidikan.
Cara memeriksa PIP 2026 secara online
Berikut adalah langkah-langkah untuk memeriksa PIP 2026 melalui situs resmi pip.kemendikdasmen.go.id:
- Buka halaman https://pip.kemendikdasmen.go.id,
- pilih menu Cari Penerima PIP,
- masukkan NISN, NIK, dan data daerah sesuai KTP,
- isi kode captcha yang ada, dan
- klik tombol Cek Penerima PIP.
Pengecekan bisa dilakukan menggunakan ponsel ataupun komputer, yang memudahkan siswa dan orang tua untuk memeriksa PIP kapan saja.
Setelah proses selesai, sistem akan menunjukkan informasi dalam bentuk:
- Status penerima PIP
- Waktu pencairan bantuan Penjelasan mengenai apakah dana sudah dicairkan atau belum
Apabila bantuan belum diterima, sering kali ada alasan khusus yang muncul, seperti rekening belum aktif atau nama tidak terdaftar dalam SK pencairan.
Itulah cara untuk memeriksa PIP 2026. Pastikan bahwa data NISN, identitas siswa, dan rekening bank sudah benar dan aktif agar pencairan bantuan berjalan lancar.




