Cara Akses BLT Kesra Digital 2025: Tak Perlu Lagi Antre di Kantor Pos
Cara Akses BLT Kesra Digital 2025: Tak Perlu Lagi Antre di Kantor Pos. Masyarakat saat ini tidak perlu lagi menunggu berjam-jam di kantor pos untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial (Kesra). Pemerintah telah menerapkan sistem digital yang mempercepat, mengamankan, dan memanusiakan proses penyaluran bantuan.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mempermudah penerima bantuan sekaligus memastikan bahwa BLT tepat sasaran, termasuk untuk daerah terpencil.
“Sekarang, penerima bansos tidak perlu lagi antre panjang karena telah menggunakan sistem undangan, dan prosesnya pun lebih cepat,” kata Meutya saat melakukan inspeksi di Kantor Layanan Pos Universal (LPU) Blahkiuh, Kabupaten Badung, Bali, pada hari Minggu (2/11/2025), yang dilansir dari situs resmi Kementerian Komunikasi Digital (Kemkomdigi).
Ia menambahkan bahwa pemerintah menjamin setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan haknya.
Bagi mereka yang tidak bisa hadir pada saat pengambilan, bantuan akan diantarkan langsung ke rumah.
“Tidak ada satu pun yang terlewat untuk keluarga penerima manfaat. Jika ada yang tidak bisa hadir karena alasan tertentu, bantuan akan dikirim langsung ke rumah mereka,” tegas Meutya.
Dari total 35 juta keluarga penerima manfaat, diperkirakan sekitar 17 hingga 18 juta keluarga akan mendapatkan BLT melalui jaringan PT Pos Indonesia.
Dengan jumlah penerima yang besar, digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan.
“Dengan jumlah penerima yang sebanyak itu, layanan pos harus terus menguatkan sistem digital agar distribusi bantuan dapat dilakukan dengan efisien dan tanpa kendala,” jelas Meutya.
Ia juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang penuh empati.
“Kita harus tetap memberikan sambutan dengan empati serta melayani dengan sepenuh hati,” ucapnya.
Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menambahkan bahwa PT Pos kini telah bertransformasi dari perusahaan yang hanya mengirim surat menjadi perusahaan logistik modern dan penyedia layanan keuangan berbasis teknologi.
Haris menjelaskan bahwa dengan sistem yang terintegrasi, penerima bantuan hanya perlu datang ke Kantor Pos dengan membawa surat undangan yang berisi barcode khusus yang telah dikirimkan ke alamat mereka, disertai identitas pribadi, untuk menerima BLT.
“Nanti petugas kami akan memeriksa melalui aplikasi, dan jika data sesuai, BLT akan langsung diberikan,” tuturnya.
Cara Memeriksa Status Penerima BLT Kesra
Masyarakat bisa memeriksa status kepesertaan BLT Kesra sebesar Rp900 ribu secara mandiri dengan menyiapkan dokumen KTP.
Pengecekan dilakukan melalui situs resmi Kementerian Sosial di laman cekbansos.kemensos.go.id dengan langkah-langkah berikut:
- Akses laman cekbansos.kemensos.go.id via browser dengan koneksi internet yang baik.
- Pilih wilayah domisili secara lengkap: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai KTP.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP tanpa menyertakan gelar atau singkatan.
- Ketik kode captcha yang tampil di layar.
- Klik tombol “Cari Data” untuk melihat hasilnya.
Jika nama terdaftar, sistem akan menunjukkan status kepesertaan dan jenis bantuan yang diterima.
Namun, jika nama tidak muncul, mungkin karena data belum termasuk dalam kategori Desil 1–4 atau belum terdaftar dalam basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Masyarakat yang merasa berhak namun belum terdaftar dapat mengajukan permohonan pembaruan data ke dinas sosial setempat atau mengajukan keluhan melalui saluran resmi Kemensos.
Dukungan Rp900 Ribu untuk Akhir Tahun
BLT Kesra untuk triwulan IV 2025 diberikan guna meringankan beban ekonomi bagi masyarakat yang kurang mampu menjelang akhir tahun.
Program ini menyediakan bantuan tambahan sebesar Rp300 ribu per bulan untuk bulan Oktober, November, dan Desember 2025, sehingga totalnya mencapai Rp900 ribu untuk setiap keluarga yang menjadi penerima manfaat.
Kementerian Sosial telah melakukan sinkronisasi data penerima dengan PT Pos Indonesia agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar.
Program ini menargetkan 35.046.783 keluarga penerima manfaat yang termasuk dalam Desil 1 hingga 4 sesuai dengan hasil pemutakhiran Badan Pusat Statistik (BPS).
Kelompok Desil 1 hingga 4 merupakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah berdasarkan data ekonomi dan sosial yang terintegrasi secara nasional.
Dengan pemanfaatan sistem digital dan pengawasan terpadu, pemerintah berharap penyaluran BLT Kesra untuk triwulan akhir 2025 ini dapat dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sumber : kompas.tv




