Pemerintah Indonesia terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) 2026 untuk masyarakat yang membutuhkan.
Program ini mencakup PKH, BPNT, dan PIP dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin, pendidikan anak, dan pemenuhan kebutuhan pangan.
Artikel ini menjelaskan daftar program, syarat, jadwal pencairan, dan cara mengecek status penerima bansos.
Baca juga: PKH 2026: Cara Mudah Cek Status dan Tahap Pencairan
1. Daftar Program Bansos 2026
a. PKH (Program Keluarga Harapan)
PKH adalah bantuan tunai bersyarat bagi keluarga miskin atau rentan. Program ini menargetkan:
- Ibu hamil dan menyusui
- Anak usia dini dan sekolah (SD hingga SMA)
- Penyandang disabilitas
- Lansia
Bantuan diberikan tiap tahap dengan jumlah berbeda tergantung kebutuhan keluarga. PKH membantu biaya pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga.
b. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)
BPNT diberikan dalam bentuk uang elektronik yang bisa digunakan untuk membeli sembako di e‑warong atau agen resmi. Contoh produk yang bisa dibeli: beras, telur, minyak, dan bahan pokok lainnya.
Nominal bantuan biasanya sekitar Rp200.000 per bulan, atau Rp600.000 per tahap triwulan.
c. PIP (Program Indonesia Pintar)
PIP adalah bantuan pendidikan untuk siswa SD, SMP, dan SMA agar tetap dapat melanjutkan sekolah. Bantuan digunakan untuk biaya sekolah, buku, seragam, dan kebutuhan pendidikan lainnya.
Besaran PIP: bervariasi antara Rp450.000 hingga Rp3.000.000 per tahun, tergantung jenjang sekolah dan kategori penerima.
2. Jadwal Pencairan Bansos 2026
Bansos disalurkan secara bertahap sepanjang tahun. Umumnya:
Program Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
PKH & BPNT Jan–Mar Apr–Jun Jul–Sep Okt–Des
PIP Biasanya awal tahun dan pertengahan tahun ajaran baru
Catatan: Tanggal pencairan dapat berbeda tiap wilayah. Penerima sebaiknya mengecek jadwal di kantor desa/kelurahan atau situs resmi Kemensos.
3. Syarat Penerima Bansos
Agar bisa menerima bantuan, penerima harus:
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
- Memiliki e-KTP dan KK yang valid
- Memenuhi kriteria penerima, seperti keluarga miskin, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas
- Tidak melebihi batas maksimal penerimaan bansos (misalnya PKH dibatasi 5 tahun kecuali kategori rentan)
Pemerintah melakukan verifikasi data sebelum menentukan penerima. Tidak semua yang mendaftar otomatis mendapatkan bantuan.
4. Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Ada beberapa cara resmi untuk mengecek apakah Anda atau keluarga terdaftar sebagai penerima bansos:
a. Melalui Situs Resmi Kemensos
- Buka https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode CAPTCHA
- Klik Cari Data untuk melihat jenis bantuan dan status penerima
b. Lewat Aplikasi “Cek Bansos”
- Unduh aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos (Android/iOS)
- Login atau daftar dengan data e-KTP
- Pilih menu Cek Bansos
- Masukkan informasi wilayah dan nama lengkap
- Hasil akan menunjukkan status bansos, termasuk PKH, BPNT, dan PIP
Aplikasi juga menyediakan fitur pengajuan sanggahan jika data belum muncul atau tidak sesuai.
Kesimpulan
Bansos 2026 melalui PKH, BPNT, dan PIP terus membantu masyarakat yang membutuhkan. Untuk memastikan hak Anda:
- Daftar atau periksa di DTKS
- Gunakan situs resmi atau aplikasi Cek Bansos
- Pantau jadwal pencairan dan syarat penerima




