Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan pendidikan dari pemerintah untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa sekolah. Namun, tidak semua pengajuan PIP diterima.
Banyak kasus penolakan terjadi karena data tidak valid, persyaratan kurang lengkap, atau tidak masuk kriteria prioritas.
Agar pengajuan PIP kamu tidak ditolak, yuk simak tips lengkap berikut ini:
Baca juga: Cara Mudah Cek Status Penerima PIP Lewat HP
1. Pastikan Siswa Terdaftar Aktif di Sekolah
Salah satu penyebab utama pengajuan PIP ditolak adalah:
- siswa tidak aktif
- status sudah lulus
- atau keluar dari sekolah
Pastikan:
- siswa benar-benar masih aktif
- tercatat di dapodik sekolah
- rajin mengikuti kegiatan belajar
Jika status siswa tidak aktif di sistem, otomatis pengajuan bisa gagal.
2. Pastikan NISN dan Data Kependudukan Benar
Data berikut wajib sesuai dokumen resmi:
- NISN
- Nama lengkap
- Tanggal lahir
- Nama ibu kandung
- NIK pada KK/KTP
Kesalahan kecil seperti beda huruf, spasi, atau singkatan bisa bikin data tidak terbaca sistem.
Jika ada perbedaan, segera minta operator sekolah memperbaiki di dapodik atau perbarui data di Dukcapil.
3. Masuk dalam Kriteria Penerima Prioritas
PIP diprioritaskan untuk:
- siswa dari keluarga miskin/rentan miskin
- anak pemegang KIP
- terdaftar di DTKS
- yatim/piatu
- anak dari orang tua pengangguran/berpenghasilan rendah
- anak korban bencana sosial/alami
- penerima PKH atau bantuan sosial lainnya
Kalau belum masuk DTKS, orang tua bisa konsultasi ke desa/kelurahan atau dinas sosial.
4. Lengkapi Semua Dokumen Pengajuan
Biasanya dokumen yang dibutuhkan:
- Kartu Keluarga (KK)
- Akta lahir
- KTP orang tua (jika ada)
- Surat keterangan tidak mampu (jika diperlukan)
- Kartu Indonesia Pintar (jika sudah punya)
- Bukti siswa aktif sekolah
Dokumen tidak lengkap = peluang ditolak lebih besar.
5. Koordinasi dengan Pihak Sekolah
Jangan mengurus sendiri tanpa sepengetahuan sekolah. Pendaftaran PIP wajib melalui sekolah, karena:
- sekolah yang menginput data
- sekolah yang verifikasi kelayakan
- sekolah yang memproses di dapodik
Selalu komunikasi dengan:
- wali kelas
- operator dapodik
- guru BK
Ini sangat membantu agar data sesuai prosedur.
6. Pastikan Alamat dan Data Keluarga Sesuai
Sering terjadi data berbeda antara:
- KK
- dapodik
- DTKS
Misalnya pindah rumah tapi belum update KK.
Solusinya:
- perbarui data di Dukcapil
- pastikan nama dan NIK sama di semua sistem
Data yang tidak sinkron bisa dianggap tidak valid.
Kesimpulan
Dengan data yang valid, dokumen lengkap, dan komunikasi baik dengan sekolah, peluang pengajuan PIP tidak ditolak akan jauh lebih besar. Program ini sangat membantu meringankan biaya pendidikan — jadi manfaatkan dengan benar dan sesuai aturan.




