Lirik Lagu “Satu Bulan” – Bernadya
[Verse 1]
Belum ada satu bulan
Ku yakin masih ada sisa wangiku di bajumu
Namun kau tampak baik saja
Bahkan senyummu lebih lepas
Sedang aku di sini hampir gila
[Verse 2]
Kita tak temukan jalan
Sepakat akhiri setelah beribu debat panjang
Namun kau tampak baik saja
Bahkan senyummu lebih lepas
Sedang aku di sini belum terima
[Pre-Chorus]
Bohongkah tangismu sore itu di pelukku?
Nyatanya pergiku pun tak lagi mengganggumu
Apa sudah ada kabar lain yang kau tunggu?
[Chorus]
Sudah adakah yang gantikanku
Yang khawatirkanmu setiap waktu
Yang cerita tentang apapun sampai hal-hal tak perlu?
Kalau bisa jangan buru-buru
Kalau bisa jangan ada dulu
[Verse 3]
Baru lewat satu bulan
Kemarin ulang tahunku tak ada pesan darimu
Tak apa, mungkin kau lupa
Atau sudah ada hati yang harus kau jaga?
[Chorus]
Sudah adakah yang gantikanku
Yang kau antar jemput setiap Sabtu
Yang s’lalu ingatkan untuk pakai sabuk pengamanmu?
Kalau bisa jangan buru-buru
Sudah adakah yang gantikanku
Yang khawatirkanmu setiap waktu
Yang cerita tentang apapun sampai hal-hal tak perlu?
Kalau bisa jangan buru-buru
Kalau bisa jangan ada dulu
[Outro]
Huuu
Makna Lagu “Satu Bulan”
Lagu “Satu Bulan” oleh Bernadya menggambarkan perasaan kehilangan dan kesepian setelah berakhirnya sebuah hubungan. Meskipun baru sebulan berlalu, perasaan kehilangan masih sangat kuat, dan sang tokoh lirik merasa sulit untuk melanjutkan hidup. Ia bertanya-tanya apakah mantannya sudah menemukan pengganti, sementara ia sendiri masih bergulat dengan kenangan dan perasaan yang tersisa.
-
Verse 1 menggambarkan perasaan bahwa meskipun baru sebentar berpisah, bayangan dan kenangan masih melekat, sementara sang mantan tampaknya sudah baik-baik saja.
-
Verse 2 menunjukkan bahwa meskipun hubungan diakhiri dengan kesepakatan, perasaan belum sepenuhnya bisa menerima kenyataan perpisahan.
-
Pre-Chorus mengekspresikan keraguan dan kekhawatiran tentang kejujuran emosi mantan pasangan, mempertanyakan apakah air mata dan kesedihan sebelumnya nyata atau hanya sementara.
-
Chorus menggambarkan kekhawatiran apakah sudah ada orang lain yang menggantikan posisi tokoh lirik dalam hidup mantannya, berharap agar mantan pasangan tidak terburu-buru menjalin hubungan baru.
-
Verse 3 menambah kesedihan dengan pengingat bahwa ulang tahun tokoh lirik berlalu tanpa perhatian dari sang mantan, menimbulkan spekulasi apakah mantan telah benar-benar move on.
Lagu ini menyentuh hati dengan mengungkapkan kerentanan dan ketidakpastian yang sering dialami seseorang setelah putus cinta. Bernadya berhasil menangkap perasaan tersebut melalui lirik yang sederhana namun penuh emosi.



