Cara Mengurus KKS Agar Bansos Tetap Berjalan
Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) adalah alat penting bagi keluarga penerima manfaat (KPM) untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau bantuan lainnya yang disalurkan melalui rekening khusus.
KKS berfungsi sebagai rekening penampung dana bansos dan dapat digunakan untuk pencairan melalui ATM, e-Warong, agen bank mitra, atau bank penyalur Himbara.
Jika Anda atau keluarga belum memiliki KKS, berikut panduan lengkap langkah yang harus dilakukan agar akses bansos tetap berjalan.
Pahami Fungsi dan Pentingnya KKS
Sebelum mengurus KKS, penting memahami bahwa kartu ini bukan sekadar identitas fisik semata. KKS digunakan sebagai rekening khusus untuk menampung dan mencairkan bantuan sosial yang ditetapkan pemerintah bagi keluarga yang masuk dalam kategori kurang mampu.
Tanpa KKS, proses pencairan bantuan bisa tertunda atau tidak berjalan sama sekali.
Syarat Utama Agar Bisa Mendaftar KKS
Untuk bisa mengajukan pembuatan KKS, sejumlah syarat administrasi perlu dipenuhi:
- Memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang aktif dan valid.
- Tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau kategori keluarga kurang mampu sesuai ketentuan.
- Surat keterangan dari RT/RW atau kelurahan yang membuktikan kebutuhan sosial keluarga.
Pendaftaran tanpa memenuhi syarat-syarat tersebut biasanya tidak akan diproses oleh petugas administrasi.
Cara Mengurus KKS Secara Offline (Datang Langsung)
Ini adalah cara yang paling sering dilakukan masyarakat:
- Datangi kantor kelurahan atau desa setempat.
- Ambil formulir pendaftaran atau minta petugas untuk mengusulkan status sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
- Serahkan persyaratan: KTP, KK, surat keterangan dari RT/RW atau kelurahan, serta dokumen lain yang diminta.
- Data Anda akan diverifikasi oleh petugas kelurahan, pihak dinas sosial, dan bank penyalur.
- Jika lolos verifikasi, Anda akan diberi undangan untuk mengambil KKS serta membuat PIN kartu di bank penyalur yang ditunjuk.
- Setelah aktivasi, KKS siap dipakai untuk pencairan bansos.
Proses ini biasanya memakan waktu mulai dari beberapa hari hingga minggu, tergantung pada kelengkapan dokumen dan jumlah pemohon di wilayah Anda.
Mengurus KKS Secara Online
Jika memungkinkan, pendaftaran secara daring dapat dilakukan:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Kemensos melalui Google Play Store.
- Buat akun dengan mengisi data sesuai KTP dan KK.
- Unggah dokumen yang diminta, seperti foto KTP/KK dan surat keterangan sosial jika ada.
- Pilih menu pendaftaran atau “Daftar Usulan” dan lengkapi data diri yang diminta.
- Kirimkan pendaftaran dan tunggu proses verifikasi oleh sistem atau petugas.
Setelah verifikasi selesai dan dianggap memenuhi syarat, petugas akan menghubungi Anda untuk langkah selanjutnya, termasuk pengambilan KKS di kantor dinas sosial atau bank penyalur.
Aktivasi KKS Setelah Terbit
Setelah KKS terbit, langkah selanjutnya adalah aktivasi kartu sebelum digunakan untuk mencairkan bansos:
- Datangi bank penyalur yang mencantumkan nama Anda sebagai pemegang kartu.
- Bawa KTP, KK, KKS, dan dokumen lainnya untuk verifikasi di bank.
- Minta petugas bank untuk membantu aktivasi KKS dan pembuatan PIN.
- Setelah aktif, Anda dapat mengecek saldo dan melakukan pencairan melalui ATM, agen, atau e-Warong yang bekerja sama.
Pastikan untuk menarik atau menggunakan dana bansos dalam batas waktu tertentu, karena jika dana tidak diambil dalam jangka waktu yang ditetapkan, sistem dapat mengeluarkan penonaktifan kartu dari daftar penerima.
Kesimpulan
Mengurus KKS memang membutuhkan kesabaran dan proses administratif yang cukup teliti, namun hal ini sangat penting agar akses bantuan sosial pemerintah tetap berjalan tanpa hambatan di tahun 2025.




