Di akhir tahun 2025, banyak keluarga menunggu kepastian pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4. Sebagian sudah menerima dana, sementara yang lain masih bertanya-tanya apakah namanya masih tercatat sebagai penerima aktif.
Kabar baiknya, sekarang kamu bisa memastikan status PKH hanya lewat HP, tanpa perlu antre ke kantor desa atau memasang aplikasi tambahan.
Kenapa Banyak KPM Masih Ragu Soal Pencairan PKH?
Keraguan biasanya muncul karena beberapa hal berikut:
- Jadwal pencairan berbeda antar daerah
- Informasi di media sosial sering simpang siur
- Dana belum masuk meski tahap lain sudah cair
- Tidak semua KPM mendapat notifikasi langsung
Kondisi ini membuat banyak penerima perlu cara cepat dan resmi untuk mengecek status bantuan mereka.
Situs Resmi Jadi Kunci Kepastian Status PKH
Untuk menghindari informasi keliru, pemerintah menyediakan layanan pengecekan langsung melalui situs resmi milik Kementerian Sosial.
Keunggulan pengecekan lewat situs resmi antara lain:
- Data langsung dari sistem Kemensos
- Bisa diakses kapan saja
- Tidak perlu login akun
- Aman dan gratis
Dengan cara ini, kamu bisa tahu apakah bantuan PKH Tahap 4 masih dalam proses, sudah cair, atau tidak terdaftar.
Gambaran Jadwal PKH Tahap 4 di Akhir 2025
PKH disalurkan secara triwulanan, dan Tahap 4 menjadi penyaluran terakhir di tahun 2025. Beberapa poin penting yang perlu kamu pahami:
- Pencairan berlangsung hingga akhir Desember 2025
- Dana disalurkan lewat rekening bank atau PT Pos Indonesia
- Tidak semua wilayah cair di tanggal yang sama
- Status di sistem bisa aktif meski dana belum masuk
Karena itu, pengecekan status menjadi langkah penting sebelum menyimpulkan bantuan tidak cair.
Berapa Bantuan PKH yang Bisa Kamu Terima?
Besaran PKH tidak sama untuk setiap keluarga karena disesuaikan dengan komponen yang terdaftar. Secara umum, bantuan per tahun meliputi:
- Ibu hamil atau nifas: sekitar Rp3 juta
- Anak usia dini (0–6 tahun): sekitar Rp3 juta
- Siswa SD: sekitar Rp900 ribu
- Siswa SMP: sekitar Rp1,5 juta
- Siswa SMA: sekitar Rp2 juta
- Lansia di atas 70 tahun: sekitar Rp2,4 juta
- Disabilitas berat: sekitar Rp2,4 juta
Dana yang diterima pada Tahap 4 merupakan bagian dari total tersebut, bukan keseluruhan nominal tahunan.
Langkah Praktis Cek PKH Tahap 4 Langsung dari HP
Kamu hanya perlu HP dan koneksi internet. Ikuti panduan singkat berikut:
- Buka browser di HP (Chrome, Safari, atau lainnya)
- Akses cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai alamat KTP
- Masukkan nama lengkap penerima
- Ketik kode captcha
- Tekan tombol Cari Data
Dalam hitungan detik, sistem akan menampilkan status PKH kamu.
Hal yang Perlu Dilakukan Jika Status Belum Cair
Jika hasil pengecekan menunjukkan belum cair, kamu bisa:
- Menunggu karena pencairan masih berjalan
- Mengecek ulang secara berkala
- Memastikan data wilayah dan nama sudah benar
- Bertanya ke pendamping PKH jika status lama tidak berubah
Yang terpenting, hindari percaya pada informasi dari sumber tidak resmi.
Jangan Menebak, Cek PKH Secara Resmi
Di tengah ramainya informasi bansos akhir tahun, mengecek status PKH lewat situs resmi adalah langkah paling aman. Dengan cara ini, kamu tidak perlu menebak-nebak apakah bantuan sudah cair atau belum.
Manfaatkan fasilitas resmi dari Kemensos agar kamu mendapatkan informasi yang akurat dan terhindar dari kabar yang menyesatkan.




